TNI AD Ajak Warga Tompobulu Bantu Cari Korban Pesawat ATR 42-500

Jakarta, IDM – TNI AD melalui Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengajak masyarakat Desa Tompobulu untuk turut terlibat dan mendukung pelaksanaan operasi SAR gabungan pencarian Pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin, (19/1).
Dilansir dari keterangan Penkodam XIV/Hasanuddin, Nawoko mengatakan keterlibatan warga setempat sangat penting, karena warga setempat yang memahami kondisi geografis dan karakter medan Gunung Bulusaraung, sehingga dapat membantu mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.
Baca Juga: RSAU dr. Dody Sardjoto Disiapkan untuk Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500
Selain itu, keterlibatan masyarakat diharapkan mampu memberikan informasi jalur, titik rawan, serta akses terbaik yang sulit dijangkau oleh tim SAR gabungan, sekaligus meningkatkan efektivitas, keamanan, dan ketepatan pelaksanaan operasi di lapangan.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa hari ini sudah di berangkatkan delapan tim yang terbagi menjadi empat tim dengan fokus pencarian dari lereng gunung sebelah utara. Untuk efektifitas waktu, kedepan Pangdam mengharapkan warga setempat menjadi pemandu jalan.
"Bapak-bapak semua sudah mengetahui kondisi medan ini, nanti kita akan berbicara teknik, kita akan gelar kondisi petanya, kurang lebih mana yang paling dikuasai sehingga nanti yang menguasai masing-masing wilayah itu, itulah yang memandu tim gabungan kita supaya kita tidak mencari jalan lagi, mudah-mudahan ini dimudahkan ada keberhasilan, tim SAR semua diberikan keselamatan dan semoga kita lebih cepat menemukan semua kru maupun penumpang pesawat," kata Nawoko.
Baca Juga: Pimpin Rapim Kemhan-TNI 2026, Menhan Sjafrie Berpesan soal Pengawakan
Untuk diketahui, memasuki hari ketiga operasi, fokus utama diarahkan pada upaya pencarian dan evakuasi jenazah korban yang telah ditemukan di titik lokasi (exact location) pada hari sebelumnya.
Lokasi jatuhnya pesawat berada di ketinggian sekitar 1.353 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan karakteristik medan pegunungan yang terjal, curam, dan kondisi cuaca yang tidak stabil. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































