Tinjau RS Dustira, KSAD: Faskes TNI AD Harus Mampu Beri Pelayanan Cepat dan Profesional

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, meninjau Rumah Sakit TK II 03.05.01 Dustira, Cimahi, pada Rabu (1/4). Kunjungan ini bertujuan memastikan pelayanan kesehatan bagi prajurit, PNS TNI AD, keluarga, serta masyarakat umum berjalan optimal.
Dalam kesempatan tersebut, KSAD menerima paparan dari Karumkit TK II Dustira, Kolonel Ckm dr. Nursuandy Indra Djaya, mengenai berbagai fasilitas dan layanan rumah sakit.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Pinjaman Luar Negeri untuk Beli Jet Tempur KAAN
Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan prioritas utama TNI AD karena berkaitan langsung dengan kesiapan prajurit dan kesejahteraan keluarga besar Angkatan Darat.
“Fasilitas kesehatan TNI AD harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional. Ini bagian dari upaya menjaga kesiapan prajurit,” kata Maruli dalam rilis TNI AD, Kamis (2/4).
RS Dustira, jelas KSAD, memiliki peran strategis karena tidak hanya melayani prajurit dan keluarga besar TNI AD, tetapi juga masyarakat umum. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan, kelengkapan fasilitas, dan standar rumah sakit.
“Kita mendukung inovasi maupun renovasi untuk perbaikan pelayanan kesehatan. Rumah sakit harus memenuhi standar infrastruktur dan pelayanan, bila perlu lakukan studi banding ke luar,” ujarnya.
Baca Juga: Grup 4 Khusus Gelar Sertijab, Skadron Udara 52 Dipimpin Komandan Baru
Dalam kunjungan tersebut, KSAD juga meninjau sejumlah fasilitas, termasuk ruang rawat inap dan sarana penunjang lainnya. Ia juga berdialog langsung dengan tenaga kesehatan dan pasien untuk memperoleh gambaran nyata mengenai pelayanan rumah sakit.
KSAD mengapresiasi dedikasi tenaga kesehatan RS Dustira yang terus memberikan pelayanan terbaik. Namun, ia menekankan agar peningkatan kualitas dilakukan secara berkelanjutan, baik dari sisi sumber daya manusia, fasilitas, maupun sistem pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan dan teknologi.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































