Tinjau Rekonstruksi Pascabanjir, Kasum TNI Targetkan Pembangunan Huntara Tapanuli Selatan Rampung 14 Februari

Jakarta, IDM – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, menargetkan pembangunan hunian sementara (huntara) di wilayah Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, rampung pada 14 Februari 2026.
Target itu diungkapkan Richard setelah meninjau infrastruktur terdampak bencana banjir dan pengerjaan pembangunan hunian sementata dan hunian tetap di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (28/1).
Baca Juga: KSAL Ingatkan Perwira: Penegakan Hukum di Laut Harus Terukur
“Proyek ini ditargetkan rampung pada 14 Februari 2026. Semua ini dinamis, melihat kondisi cuaca dan ketersediaan bahan, tapi semua pihak memastikan ini segera direalisasikan,” ujar Richard, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Kamis (29/1).
Terdapat 245 huntara yang akan dibangun di di Napa, Batang Toru. Pembangunan dilaksanakan secara bertahap, dengan target 16 unit per blok yang rampung dalam tujuh hari.
Baca Juga: Yonarhanud 2 Adakan Program Bimbingan Belajar Gratis di Perbatasan
“Kita lihat clearing area sudah. Prajurit-prajurit kita apresiasi, ada TNI-Polri bersama masyarakat. Kementerian/lembaga juga ada, kita bersatu bekerja sama untuk mengejar target,” kata Kasum TNI.
Selain meninjau huntara dan huntapa, Richard beserta rombongan juga meninjau dapur umum Posko Terpadu GOR Pandan, SDN Hutanabolon 2, hingga perbaikan akses jalan dan pembangunan Jembatan Armco dari Desa Hutanabolon menuju Desa Sigiring-Giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































