Tinjau Program Rumah Tidak Layak Huni, Pangdam XVII/Cenderawasih: Wujud Kepedulian TNI

Jakarta, IDM – Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, meninjau langsung pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Program Manunggal Air di Kampung Sinak, Distrik Kimi, Kabupaten Nabire.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
Baca Juga: Revisi Doktrin TNI AD 2025 Siap Bertransformasi Hadapi Perang Kognitif dan Budaya Digital
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan rasa syukur dapat bertatap muka langsung dengan warga sekaligus menegaskan pentingnya kedamaian sebagai fondasi pembangunan.
“Apabila kedamaian dapat terjaga, maka kehidupan masyarakat akan lebih sejahtera dan berkualitas,” ujar Amrin.
Hingga saat ini, dua unit rumah layak huni dan satu sumber air bersih telah berhasil direalisasikan. Amrin optimis, dengan dukungan masyarakat, program ini akan terus berlanjut di wilayah lainnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Lanny Jaya Tuweni Murib menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI atas perhatian yang diberikan.
Baca Juga: 9 Bulan Mengungsi dari Teror OPM, Warga yang Dibantu TNI Kini Kembali ke Rumah
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Ini bukti TNI hadir untuk rakyat,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sembako dan pembukaan kran air secara simbolis bersama anak-anak Kampung Sinak, sebagai simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat. Turut hadir sejumlah pejabat utama Kodam XVII/Cenderawasih dan Korem 173/PVB. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































