Tinjau Prajurit, KSAL: Membanggakan Tak Hanya untuk TNI AL Tetapi Bagi Rakyat

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali meninjau prajurit TNI AL yang dikerahkan untuk pengamanan Ibu Kota Jakarta.
Saat meninjau prajurit, Ali didampingi sejumlah pejabat tinggi TNI AL. Menurutnya, kinerja para prajurit sangat baik saat melakukan pengamanan di Ibu Kota Jakarta.
“Dan menjadi prajurit kebanggan bukan saja bagi TNI AL, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Ali, yang dikutip Jumat (5/9).
Baca Juga: Jelang Kedatangan Rafale, Wakasau Pastikan Kesiapan Infrastruktur di Lanud Roesmin Nurjadin
Adapun pengerahan prajurit TNI AL dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Peninjauan dimulai dari lokasi Gedung DPR RI dilanjutkan menuju ke Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) di Kwitang Jakarta, Pondok Dayung hingga wilayah Tanjung Priok Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara.
Ali menjelaskan dirinya melakukan peninjauan untuk mengecek langsung terhadap kondisi dan situasi prajurit TNI AL di lapangan.
Baca Juga: Marinir TNI AL dan Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Latihan dan Pendidikan Militer
Saat di Lokasi Gedung DPR, Ali pun mengapresiasi para Prajurit Marinir TNI AL yang sudah bekerja dengan baik.
“Saya berterima kasih kepada para prajurit, atas apa yang sudah dilaksanakan beberapa hari ke belakang. Saya melihat sendiri baik di lapangan maupun di media atas kinerja para prajurit, sangat membanggakan, jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat, itu pesan presiden”, ucap Ali.
Ketika meninjau di Pondok Dayung, Kasal juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Prajurit Jalasena jajaran Koarmada TNI AL yang telah menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan hukum di laut yuridiksi Nasional Indonesia.
“Dalam kesempatan ini juga saya menyampaikan, pujian langsung dari Presiden RI kepada para Prajurit Jalasena, yang telah berhasil mengamankan berbagai macam penyelundupan baik minerba maupun narkoba,” tegas Kasal.
Baca Juga: TNI: Narasi Darurat Militer Tak Memiliki Dasar Hukum Maupun Fakta
Dengan pelibatan prajurit TNI AL dalam pengamanan Ibu Kota, Ali berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran negara melalui prajurit Jalasena yang berkomitmen menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa.
Ali menerangkan pengerahan prajurit menjadi bentuk kesiapsiagaan dan upaya nyata dalam menyapa masyarakat secara humanis.
“Sekaligus menciptakan suasana kondusif di tengah dinamika keamanan nasional dengan menunjukkan Prajurit TNI AL yang selalu hadir untuk masyarakat, menjaga keamanan, dan memberikan rasa aman dengan pendekatan yang persuasif, simpatik serta profesional,” tandasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































