Tinjau Markas Baru Yontaipur Cikarang, Panglima TNI: Untuk Pastikan Kesiapan Satuan

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau markas Batalyon Pengintai Tempur (Yontaipur) Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad) di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (21/10).
Didampingi Panglima Kostrad Letjen Mohammad Fadjar, Panglima Agus ingin memastikan kesiapan satuan baru tersebut.
“Saya meninjau Markas Batalyon Intai Tempur (Yontaipur) Kostrad di Cikarang, Jawa Barat, 21 Oktober 2025, guna memastikan kesiapan satuan dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas operasi TNI,” kata Agus dalam keterangannya, Rabu (22/10).
Baca Juga: 1.268 Perwira Muda TNI AD Dilantik, Ada 2 Prajurit Kopassus jadi Siswa Terbaik
Agus meninjau secara langsung progres pembangunan sarana dan prasarana satuan, termasuk markas Komando Yontaipur Kostrad yang telah selesai dibangun dan mulai difungsikan untuk mendukung kegiatan operasional.

Pembangunan fasilitas pendukung lain juga terus dilaksanakan secara bertahap guna memperkuat kapasitas satuan serta meningkatkan efektivitas pembinaan prajurit Yontaipur Kostrad.
“Pembangunan infrastruktur, sarana, dan prasarana bagi prajurit bertujuan untuk meningkatkan moril, kesejahteraan, serta profesionalisme mereka. Fasilitas yang memadai menciptakan lingkungan kerja dan tempat tinggal yang layak, sehingga prajurit dapat fokus pada tugas-tugas yang mereka emban,” tutur Agus.
Baca Juga: Dubes UEA Temui Presiden Prabowo, Bahas Kerja Sama Teknologi dan Pertahanan
Panglima TNI turut menyaksikan demonstrasi kemampuan prajurit Yontaipur Kostrad yang menampilkan simulasi intai tempur dan pembebasan sandera.
Mengutip laman pemerintah Kabupaten Bekasi, Pangkostrad Letjen Mohammad Fadjar telah meresmikan Satuan Yontaipur yang di dalamnya ada Detasemen Intelijen. Satuan baru itu merupakan likuidasi Batalyon Satria Sandi Yudha Kostrad.
Satuan baru itu dibentuk mengacu Peraturan Panglima TNI Nomor 27 Tahun 2020 tentang Penataan dan Pembentukan Satuan Baru di jajaran TNI, serta Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Nomor 258 Tahun 2025 tentang Penataan dan Pembentukan Satuan Baru di lingkungan TNI AD, termasuk di jajaran Kostrad. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































