Tinjau Marinir-Kopaska di Hawaii, Pangkoarmada II Lihat Kecanggihan Drone SkyRaider Amerika

Jakarta, IDM – Pangkoarmada II Laksamana Muda Ariantyo Condrowibowo menyaksikan langsung kecanggihan pesawat nirawak (drone) milik Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) di Hawaii, Senin (8/7).
Adapun Ariantyo mengunjungi Hawaii dalam rangka meninjau proses latihan tempur unsur tugas Marinir TNI AL dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) dalam Rim Of The Pacific (Rimpac) yang dijadwalkan berlangsung dari 27 Juni-2 Agustus.
Baca Juga: Latihan Operasi Laut Aspek Udara, Puspenerbal Turunkan 8 Pesawat
"Pangkoarmada II melihat kecanggihan drone SkyRaider milik Korps Marinir Amerika Serikat yang mampu terbang dengan mode kendali jarak jauh (e-pilot) serta dapat meluncurkan 5 buah granat sekaligus," tulis Kadispen Koarmada II Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko dalam keterangannya, dikutip Selasa (9/7).

Setelah itu, lanjut Widyo, Ariantyo melanjutkan peninjauan camp atau akomodasi yang digunakan para prajurit Marinir TNI AL dan Kopaska selama mengikuti latihan bersama Rimpac 2024 di Hawaii dengan 29 negara peserta.
"Sebanyak 43 prajurit Marinir TNI AL dan 7 prajurit Kopaska akan menunjukkan kemampuan bertempur di kancah internasional yang diikuti oleh berbagai negara di dunia," tutup Widyo.
Baca Juga: Bakamla Terima Hibah Kapal Patroli dari Pemerintah Jepang
Rimpac 2024 ini diikuti oleh 29 negara yang terdiri dari Amerika Serikat, Indonesia, Australia, Belgia, Brazil, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, Kolombia, Denmark, Ekuador, dan Perancis.Kemudian ada Jerman, India, Italia, Jepang, Malaysia, Meksiko, Belanda, Selandia Baru.
Kemudian, Peru, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, athailand, Tonga, Inggris, dan Israel. Latihan bersama ini melibatkan 40 kapal perang permukaan, tiga kapal selam, pasukan Marinir dari 14 negara, 150 pesawat, dan total 25.000 lebih prajurit. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































