Tinjau Ketahanan Pangan di Lanud Pattimura, Pangkoopsudnas: TNI AU Dukung Program Pemerintah

Jakarta, IDM – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi mengatakan, TNI Angkatan Udara (TNI AU) berkomitmen terus mendukung program yang dicanangkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui program ketahanan pangan.
Hal tersebut terungkap saat Pangkoopsudnas meninjau langsung program ketahanan pangan yang dilakukan di Lanud Pattimura, Ambon, Maluku, Rabu (18/12).
Baca Juga: Berangkat ke Lebanon, Pasukan Perdamaian TNI Bakal Bantu Cegah Penyelundupan Senjata
Penerangan Koopsudnas dalam keterangan resminya yang dikutip Kamis (19/12) menjelaskan, pada kesempatan peninjauan tersebut, Pangkoopsudnas juga berkesempatan untuk melakukan panen buah nanas, yang dikelola oleh para prajurit Lanud Pattimura dan petani binaan setempat.

Dalam program ketahanan pangan tersebut, Lanud Pattimura memanfaatkan lahan tidur seluas 1.400 meter persegi untuk ditanami berbagai jenis tanaman produktif, seperti buah-buahan maupun tanaman pangan lainnya.
Harapannya, beragam hasil panen dari lahan tersebut dapat meningkatkan kemandirian pangan keluarga besar TNI AU dan mendukung kebutuhan pangan masyarakat di sekitar Lanud Pattimura.
Baca Juga: Kemhan Pertimbangkan Integrasi Penggunaan AI untuk Kekuatan Alutsista
Marsdya TNI Tedi Rizalihadi mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh para prajurit Lanud Pattimura dan petani binaan dalam mengelola lahan yang tersedia. "Dengan adanya program ini, kita bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk menghasilkan bahan pangan yang berkualitas," sambung Pangkoopsudnas.
Pemanfaatan lahan di sekitar wilayah Pangkalan Udara TNI AU menjadi menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan TNI dalam memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan, serta membangun kolaborasi yang erat di antara militer, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang tangguh dan mandiri. (yas)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































