Tingkatkan Pengamanan Perbatasan, Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia Terima Pembekalan Drone

Jakarta, IDM – Agar personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin memahami fungsi dan peran drone dalam pengawasan wilayah perbatasan, Bea Cukai Entikong memberikan pembekalan kepada prajurit Pos Komando Taktis Entikong Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia, Kalimantan Barat, Kamis (29/1).
Dansatgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad, Letkol Arh Andy Qomarudin, mengatakan kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kemampuan dan pemahaman personel Satgas untuk mendukung tugas pokok pengamanan wilayah.
Baca Juga: Pangdam Cenderawasih Pimpin Sertijab, Tegaskan Papua sebagai Barometer Keamanan Nasional
“Pembekalan ini sangat penting untuk menambah wawasan dan kemampuan personel Satgas, khususnya dalam mendeteksi dan mencegah aktivitas ilegal lintas batas,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Jumat (30/1).
Sinergi antara TNI dan Bea Cukai, lanjut Andy, menjadi kunci dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan negara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud pengawasan perbatasan yang semakin optimal, terintegrasi, dan profesional, guna mendukung stabilitas keamanan di wilayah perbatasan RI–Malaysia.
Dalam kegiatan tersebut, para personel Satgas mendapatkan beberapa materi dari tim Bea Cukai Entikong, seperti peta kerawanan penyelundupan, pemetaan titik rawan, tugas dan fungsi Dirjen Bea dan Cukai (DJBC).
Selain kepabeanan, daerah dan kawasan pabean, mekanisme ekspor-impor, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kalimantan Barat, serta bentuk kerja sama operasional antara TNI dan Bea Cukai dalam pengamanan perbatasan negara. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































