Tingkatkan Ketahanan Pangan, Satgas Yonif 310 KK Tanam Benih Jagung di Perbatasan

Jakarta, IDM – Upaya meningkatkan ketahanan pangan terus dilakukan pemerintah. Tak terkecuali TNI. Untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan, pos Senggi satgas Yonif 310/KK mendampingi penanaman bibit jagung di lahan seluas 1 ha di Kampung Woslay, Kabupaten Keerom, Papua, Minggu (28/7).
Hal tersebut diungkapkan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Baca Juga : Empat Jenderal TNI AD Raih Brevet Roket Astros
Andrik mengatakan upaya pendampingan ini dilakukan oleh personel Pos Sengi terhadap masyarakat Woslay dalam rangka mensukseskan program pemerintah menuju tercapainya Indonesia mampu swasembada pangan.
“Dengan menggunakan bibit jagung unggul nantinya hasil bisa maksimal sehingga kesejahteraan petani meningkat dan ketersediaan pangan cukup,” terang Dansatgas.
Andrik melanjutkan, alasan utama menanam jagung setelah padi ini karena pertimbangan budidaya jagung lebih mudah dibandingkan tanaman lain seperti kedelai.
Baca Juga : KSAD Tegaskan Pentingnya Inovasi Bagi Kemajuan TNI AD
Selain itu mampu memberikan keuntungan dengan nilai ekonomi yang cukup baik. Bahkan di beberapa daerah, bertanam jagung lebih menguntungkan dibandingkan menanam tanaman lainnya.
Dalam pelaksanaannya, personil Satgas dipimpin langsung oleh pasiter (perwira seksi teritorial) Letda Inf As’ari bersama anggota poktan Sumber Rezeki Senggi.
Diketahui, lahan seluas 1 ha ini merupakan milik salah satu warga yang sudah lama terbengkalai. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































