HANKAM

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Lanud Sulaiman Gelar Latihan Penanggulangan Kecelakaan Pesawat

Lanud Sulaiman
Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sulaiman gelar latihan penanganan dan penanggulangan kecelakaan pesawat (crash exercise) pada Rabu (29/10). (Foto: Instagram @lanudsulaiman_official)

Jakarta, IDM – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sulaiman melaksanakan latihan penanganan dan penanggulangan kecelakaan pesawat (crash exercise) pada Rabu (29/10), sebagai bagian dari meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan kemampuan respons personel terhadap situasi darurat penerbangan.

Latihan ini mengusung skenario sebuah pesawat dengan nomor registrasi PKS-XX tengah menjalankan misi training flight dari Lanud Suryadarma menuju Lanud Sulaiman.

Saat memasuki wilayah udara Lanud Sulaiman, pesawat dilaporkan mengalami gangguan mesin yang memicu kobaran api dan ledakan dari salah satu mesinnya.

Baca Juga: Satgas BGC Monusco dan Satgas Kizi Minusca Rampung Emban Tugas Pasukan Perdamaian, Torehkan Catatan Istimewa

Petugas Pengatur Lalu Lintas Udara (PLLU) menerima informasi awal dari Tower Lanud Husein terkait insiden tersebut. Informasi kemudian diteruskan kepada Kepala Seksi Base Operations (Kasi Baseops), yang segera mengonfirmasi laporan dari Kapten Pilot bahwa pesawat mengalami kerusakan mesin serius yang mengganggu kelancaran penerbangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasi Baseops segera melaporkan kejadian kepada Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Sulaiman untuk memperoleh arahan lanjutan.

Kadisops kemudian menyampaikan situasi kepada Komandan Lanud Sulaiman, yang langsung menginstruksikan aktivasi seluruh unsur terkait untuk melaksanakan penanganan darurat sesuai prosedur tetap (protap) penanggulangan kecelakaan pesawat.

Baca Juga: Misi Non-militer, Koops Swasembada TNI Bangun Jalur Pipanisasi Air di Pegunungan Bintang

Kadisops memerintahkan pelibatan penuh dari berbagai unsur, termasuk Dansatpom, Kaintel, Dansathanlan, Kasi Oplat, Karumkit, Kasi Sarban, Kasi Lambangja.

Masing-masing unsur menjalankan peran sesuai fungsi dan tanggung jawabnya dalam skenario darurat, mulai dari pengamanan area, evakuasi korban, penanganan medis, hingga investigasi awal dan pengendalian informasi.

Letkol Lek Hari Eka Nugraha, Kadisops Lanud Sulaiman sekaligus Komandan Latihan, menegaskan bahwa latihan ini bertujuan untuk menguji kesiapan personel dan efektivitas koordinasi lintas fungsi dalam menghadapi insiden penerbangan.

Baca Juga: Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, TNI AL Panen 120 Ton Kedelai di Lampung

“Latihan ini penting agar seluruh unsur crash team memahami secara menyeluruh langkah-langkah yang harus diambil sesuai prosedur. Selain itu, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama pelaksanaan latihan,” ujar Letkol Hari.

Latihan berjalan lancar dan seluruh tahapan skenario berhasil dilaksanakan sesuai rencana. Selain sebagai simulasi teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluatif untuk mengidentifikasi kekuatan dan potensi perbaikan dalam sistem penanggulangan darurat Lanud Sulaiman. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.