Tingkatkan Kesiapan Sistem Pertahanan Siber, TNI AU Gelar Latihan Cyber Defense

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar Latihan Cyber Defence TNI AU TA 2021 yang dibuka secara resmi oleh Asisten Operasi KSAU Marsda TNI M. Khairil Lubis selaku Pimpinan Umum Latihan, Selasa (19/10).
Mengusung tema “Satuan unsur Siber melaksanakan Cyber Defence di mandala operasi dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Udara”, latihan ini berlangsung di ruang Dispamsanau secara virtual.
Dalam sambutannya Marsda TNI M. Khairil menyebut bahwa latihan ini dapat meningkatkan kesiapan system pertahanan SIber di satuan jajaran TNI AU, mulai dari tingkat Mabesau, Kotama dan Lanud jajaran, dengan berbagai unsur kekuatannya.
“Latihan Cyber Defence TA 2021 merupakan latihan yang dilaksanakan oleh TNI AU, dimana hasil yang akan dicapai nantinya menjadi tolak ukur TNI AU dalam mengembangkan pola pembinaan konsep Pertahanan Siber yang menjadi salah satu konsep perang modern TNI AU ke depan”, jelas Asops KSAU seperti dikutip dari laman resmi TNI AU.
Siber atau ruang maya berpotensi digunakan untuk hal-hal negatif dan propaganda yang dapat mengganggu stabilitas nasional, seperti cyber terorisme, sabotase terhadap infrastruktur kritis TNI AU, pencurian data/informasi/kekayaan intelektual, dan penyebaran berita palsu (hoax) yang dapat meresahkan masyarakat.
Lebih lanjut Asops Kasau menyampaikan untuk menghadapi tantangan tersebut, sudah waktunya kita bertindak nyata. Kita tingkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia kita, dan membangun sarana dan prasarana Siber Dispamsanau yang mampu bersinergi dengan Satuan lainnya serta dapat mengikuti perkembangan teknologi informasi yang ada.
“Latihan ini pada hakikatnya selain untuk menguji tingkat kesiapan sistem komunikasi dan informasi yang menggunakan jaringan internet dalam Pertahanan Siber di satuan jajaran TNI Angkatan Udara juga menguji personel yang menanganinya di level Mabesau, Kotama dan Paskhas serta Lanud jajaran TNI AU yang terlibat latihan, dikaitkan dengan Doktrin Swa Bhuwana Paksa dan Doktrin Siber TNI”, ungkap Asops.
Turut hadir secara virtual dalam pembukaan ini, Asintel Kasau, Pangkoopsau I, II dan III, Dankorpaskhas, Waasops Kasau, para Penasihat Latihan, Kadispamsanau selaku Direktur Latihan Cyber Defence TNI AU TA 2021, Kasatsiber selaku Wadirlat, para Instruktur latihan dari Pondok Siber, dan para peserta/pelaku latihan Latihan Cyber Defence TNI AU TA 2021. Kegiatan dilanjutkan dengan penataran pelaku yang diberikan oleh instruktur dari Pondok Siber. (YAS)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































