Tingkatkan Kesiapan Operasional, Zeni Tempur 10 Kostrad Gelar Uji Fungsi Jembatan Knockdown

Jakarta, IDM – Danyon Zipur 10, Letkol Czi Amito Surya Mutiara, memimpin uji fungsi teknis jembatan knockdown di Yonzipur 10 Kostrad, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (17/11).
Uji fungsi yang diawasi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Djoko Purwanto tersebut bertujuan untuk memvalidasi kelayakan operasional jembatan modular sebelum dioperasionalkan dalam berbagai tugas satuan.
Seperti diketahui, jembatan knockdown merupakan jembatan yang dirancang dengan sistem konstruksi bongkar pasang. Jembatan ini bersifat fleksibel, portabel, dan biasa digunakan untuk keperluan sementara atau darurat.
Baca Juga: 3 Prajurit TNI AD jadi Tersangka Kasus Pembunuhan KCP BRI
Dikutip dari Penerangan Kostrad, Selasa (18/11), rangkaian pengujian meliputi penilaian kecepatan perakitan, ketepatan konstruksi, serta kemampuan jembatan dalam menahan beban.
Pemeriksaan menyeluruh ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan personel, kelayakan material, serta efektivitas alutsista dalam mendukung tugas pokok TNI.
Tak hanya memiliki nilai strategis bagi operasi militer, jembatan knockdown juga diproyeksikan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Baca Juga: Diplomasi Pertahanan, Mayjen TNI Maychel Hadiri Peringatan 250 Tahun Korps Marinir AS
Sifatnya yang portabel dan waktu pemasangan cepat, jembatan ini sangat relevan digunakan dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), seperti penanggulangan bencana dan pembukaan akses di wilayah terisolasi.
Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat peran TNI dalam mendukung mobilitas dan pelayanan kepada masyarakat. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































