HANKAM

Tingkatkan Kemampuan Infiltrasi Kopaska dalam Latihan Naval Special Warfare

Tingkatkan Kemampuan Infiltrasi Kopaska dalam Latihan Naval Special Warfare
Danpuskopaska Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo N.S briefing Latihan Peperangan Laut Khusus. (Dispenal)

Jakarta, IDM - TNI AL menggelar Latihan Peperangan Laut Khusus (Naval Special Warfare) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) dalam melaksanakan infiltrasi melalui tabung torpedo dan coning tower kapal selam.

Komandan Puskopaska (Danpuskopaska) Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo N.S selaku Dirlat dalam briefing latihan mengatakan, Navy Special Warfare digelar selama 14 hari dengan melibatkan kapal selam KRI Ardadeli -04 dan KRI Alugoro-403 yang didukung dari Satuan Kapal Selam Koarmada.

"Latihan akan diselenggarakan di Puskopaska, Satkopaska Koarmada II dilanjutkan dengan manuver lapangan di Pasir Putih, Banongan Situbondo dan sekitarnya," ujar Bramantyo di Mako Puskopaska, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (5/7).

Bramantyo mengungkapkan, di samping melibatkan Prajurit Satkopaska Koarmada I, II dan III sebagai pelaku, juga berkesempatan berlatih dengan rekan-rekan dari Satuan Kapal Selam. Dikarenakan harus menghadapi tingkat kesulitan dan risiko tinggi, ia berpesan agar setiap personel yang terlibat dalam latihan ini benar-benar memahami standar operasi prosedur (SOP).

"Laksanakan koordinasi dan komunikasi yang baik antara prajurit Kopaska selaku infiltran dengan rekan-rekan dari Kapal Selam selaku pengawak alutsista sehingga terhindar dari hal merugikan personel maupun materiil," tegasnya

Bramantyo menambahkan, latihan juga bertujuan meningkatkan kemampuan perwira Kopaska dalam menganalisa, mengevaluasi serta merumuskan konsep operasi pada tingkat Satgas sekaligus sebagai uji doktrin dalam penanganan Operasi Naval Special Warfare. Dia berpesan agar latihan dilakukan dengan serius serta memahami fungsi tugas sesuai tanggung jawab jabatan dalam organisasi latihan. 

"Eliminir sekecil mungkin kesalahan latihan dan wujudkan zero accident serta tetap laksanakan dan mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan benar," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.