Tingkatkan Keamanan di Laut Sarmi, TNI AL Dirikan Pangkalan Militer

Jakarta, IDM - Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi meresmikan Pangkalan TNI AL (Lanal) Sarmi, dari yang sebelumya merupakan Pos Angkatan Laut (Posal), Papua, Rabu (21/6).
Rachmad mengungkapkan, posisi perairan dan wilayah laut Sarmi sangat strategis, karena berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik, dan sering dijadikan jalur lintas kapal, baik dari luar maupun lokal.
Baca Juga: 5 Jenderal TNI AD yang Naik Pangkat Bintang Dua
Selain itu, di wilayah tetsebut juga kerap terjadinya kegiatan ilegal, seperti illegal logging, fishing serta pencurian hasil kekayaan laut dan sumber daya alam lainnya.

"Sehingga perlu pengawasan lebih ketat dari TNI AL dalam rangka memperkuat pertahanan laut di wilayah timur Indonesia," ungkap Rachmad dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Kamis (22/6).
Selain itu, lanjut Rachmad, wilayah Kabupaten Sarmi merupakan daerah yang potensial jika dilihat dari sektor perikanan maupun sumber daya kelautan. "Ini membuat tingkat kerawanan pencurian dan ancaman keamanan laut cukup tinggi," katanya.
Baca Juga: Seorang Kolonel TPNPB-OPM Ditembak Mati Sniper TNI
Oleh karena itu, pemerintah daerah dan masyarakat setempat, menginginkan adanya keberadaan TNI AL di wilayah Kabupaten Sarmi sehingga peningkatan Posal menjadi Lanal menjadi sangat penting.
Peresmian Lanal baru ini dilaksanakan bersamaan dengan pengukuhan Komandan Lanal Sarmi Mayor Laut (E) Michel Ansanay yang dilaksanakan di lapangan Mako Lanal Sarmi, Kampung Ebram, Distrik Muara Tor, Kabupaten Sarmi, Papua. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































