HANKAM

Tingkatkan Kapabilitas, Perwira dan Bintara Lanud Manuhua Ikuti Kursus Crew Resources Management

Komandan Lanud Manuhua Marsma TNI Heri Kris Drihandaka
Komandan Lanud Manuhua Marsma TNI Heri Kris Drihandaka membuka Crew Resources Management (CRM) Kodau III TA.2025. (Foto: Dok. Instagram @kodau_3)

Jakarta, IDM – Sejumlah perwira dan bintara Skadron Udara 27 Lanud Manuhua mengikuti kursus Crew Resources Management (CRM) Kodau III TA.2025 yang berlangsung selama lima hari, sejak 27 Oktober 2025.

Kursus tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Lanud Manuhua Marsma TNI Heri Kris Drihandaka, mewakili Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) III Marsda TNI Azhar Aditama, di Skadron Udara 27, Lanud Manuhua, Biak, Senin (27/10).

Baca Juga: KSAD: Singapura Biayai Prajurit TNI AD Belajar MBG

Pangkodau III mengungkap bahwa tuntutan operasi udara yang semakin kompleks serta dinamis membuat setiap personel TNI Angkatan Udara harus memiliki situational awareness yang tinggi dan kemampuan komunikasi yang efektif dalam setiap pelaksanaan tugas.

Jajaran personel Lanud Manuhua
Jajaran personel Lanud Manuhua setelah acara pembukaan Crew Resources Management (CRM) Kodau III TA.2025. (Foto: Dok. Instagram @kodau_3)

Untuk itu, CRM dijadikan sebagai sarana pelatihan khusus dan pembekalan bagi para kru pesawat dan pendukung lainnya agar mereka memiliki cara komunikasi, penyelesaian konflik, serta pengambilan keputusan yang optimal dalam setiap misi.

Baca Juga: Dari Penolakan jadi Dukungan, Begini Cara Marinir Dekati Warga Pasir Putih Papua

"Kursus Crew Resources Management (CRM) bertujuan untuk membekali awak pesawat dan personel pendukung penerbangan TNI Angkatan Udara secara aman dan selamat sesuai dengan fungsi, peran dan tugas mereka, yang sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang CRM," ungkap Marsda TNI Azhar dalam sambutan tertulisnya dikutip dari unggahan instagram @kodau_3, Selasa (28/10).

Selain itu, kursus yang dilaksanakan oleh Wing Udara 13 ini bukan hanya tentang bagaimana pilot dan co-pilot berinteraksi, tetapi juga bagaimana seluruh elemen operasi baik di udara maupun di darat dapat bekerja secara sinergis, saling mendukung, serta saling percaya untuk mencapai keberhasilan misi dengan tingkat keselamatan yang maksimal. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.