Tinggalkan Rouen, KRI Bima Suci Bertolak ke Jerman

Jakarta, IDM - KRI Bima Suci meninggalkan Port of Maritime, Rouen, Prancis, usai tujuh hari mengikuti rangkaian kegiatan L'Armada Rouen 2023, Minggu (18/6).
Mengutip keterangan dari Dispenal, Selasa (20/6) kegiatan ini merupakan kali pertama bagi KRI Bima Suci hadir dalam event bergengsi di Eropa sejak berlangsung pada 2017 lalu.
Baca Juga: Taruna Akmil Akan Gelar Latihan Widya Yudha di Gunung Kidul
Ketika meninggalkan kota Rouen, KRI Bima Suci yang tergabung dalam Satuan Tugas Kartika Jala Krida (Satgas KJK) 2023 diiring masyarakat menyusuri jalan keluar sungai Seine.

Selain mengikuti rangkaian event, berlabuhnya KRI Bima Suci di L'Armasa Rouen 2023 sekaligus menjadi ajang pengenalan Indonesia dengan beragam kebudayaannya kepada dunia.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, menyampaikan peran serta TNI AL dalam pelayaran tersebut adalah implementasi dari cita-cita bangsa Indonesia untuk menciptakan persahabatan lintas negara.
Baca Juga: Gandeng PT Rolls Royce, TNI AU Kenalkan Program Engine Update Pesawat C-130 Hercules
“Maka dari itu para prajurit yang ditugaskan harus bangga karena merupakan bagian dari kepercayaan yang diberikan oleh negara," kata Ali.
Di bawah komando Letkol Laut (P) M Sati Lubis, KRI Bima Suci membawa 68 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-70. Pascameninggalkan Rouen, kapal tersebut bakal melanjutkan perjalanan menuju Kota Brest dan kembali mengikuti dua event kapal layar internasional, yakni Tall Ship Race serta Hense Sail di Jerman. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































