Timba Ilmu dari TNI AL, Dua Kapal Perang Malaysia Kunjungi Surabaya

Jakarta, IDM - Dua kapal perang Tentera Diraja Malaysia (TLDM) berlabuh di dermaga Semampir Baru, Surabaya, Sabtu (7/10).
Dikutip dari keterangan Pen Lantamal V, Senin (9/10), kedatangan KD Sri Indera Sakti dan KD Gagah Samudera bakal sandar dari 7-10 Oktober untuk meningkatkan hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia.
Baca Juga: Program Pendidikan Tamtama Kavaleri 2023 Resmi Dibuka
KD Sri Indera Sakti dikomandani oleh Commander RMN Ahmad Redhuan Bin Osman dengan tipe Multi-purpose Command Suprort Ship dengan panjang 100 meter, lebar 15 meter, draft 4,75 meter, kecepatan 16,5 knots dan membawa 144 personel.

Sedangkan KD Gagah Samudera dikomandani oleh Acting Commader RMN Mohamad Khoirul bin Hamid ini merupakan tipe Training Vesel (TRV) dengan panjang 75.9 meter, lebar 4.2 meter, dan jumlah anak buah kapal (ABK) 99 personel.
Baca Juga: Ini Isi Menu Program Dapur Masuk Sekolah yang Sasar Siswa SD Makan Gratis
Pada hari ini, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Laksamana Pertama Eko Wahjono menerima kunjungan kehormatan Panglima Pendidikan dan Latihan TLDM Laksamana Muda Dato' Anuar Bin Muhamed.
Dato' Anuar menyampaikan maksud dan tujuan datang ke Surabaya, khususnya di Lantamal V, yakni ingin men pengalaman kepada TNI AL yang merupakan angkatan laut terbesar di wilayah Asia Tenggara. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































