Tim Keslap Kostrad Gelar Latihan Evakuasi Udara Korban Tempur

Martapura, IDM - Memasuki tahap serangan pada Latihan Antar Kecabangan TNI AD TA 2020, setiap satuan perkuatan melaksanakan latihan sesuai kemampuan kecabangan masing-masing. Seperti yang dilakukan oleh Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) Kompi Kesehatan (Kikes) Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad saat latihan evakuasi udara terhadap korban tempur di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Jumat (20/11/2020).
Sesuai dengan skenario, Tim Keslap mengemban misi menyelamatkan korban tembakan musuh dengan luka usus terburai dan pendarahan hebat yang harus segera dievakuasi secepatnya dari medan tempur. Selanjutnya Tim Keslap meminta bantuan kepada Tim Penerbad untuk memberikan dukungan helikopter untuk evakuasi korban melalui udara.
Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Penerbad Satgasrat Brigif R-9/DY mengerahkan helikopter Bell 412 ke titik evakuasi yang telah ditentukan Tim Keslap. “Dengan demikian, secara teknis Tim Keslap menyelamatkan korban sehingga memudahkan mobilisasi dalam evakuasi,” jelas Lettu CKM Syamsul, Komandan Kompi (Danki) Kesehatan-2. (Wan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































