Tim Jihandak TNI AD Gelar Latihan dengan TNI AU dan Bea Cukai

Jakarta, IDM – Tim Jihandak TNI AD dari Yonzipur 5/ABW bersama TNI Angkatan Udara, Bea Cukai, dan berbagai instansi terkait menggelar latihan Gabungan Integrasi Kesiagaan I Force Down Garuda Perkasa 2026.

Dilansir dari keterangan Penyonzipur 5/ABW, Minggu (5/4), latihan digelar dalam satu misi: memperkuat kesiapsiagaan, meningkatkan ketanggapan, serta memastikan setiap potensi ancaman dapat dihadapi secara cepat, tepat, dan terukur.

Baca Juga: Presiden Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Disebut latihan ini digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, latihan ini juga menjadi wujud nyata kekuatan kolaborasi lintas instansi untuk memadukan profesionalisme, soliditas, dan interoperabilitas dalam menjaga kedaulatan serta keamanan negara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































