HANKAM

Tim Gabungan TNI-Polri Bubarkan Ajaran Sesat "777 Surgawi" di Keerom

Satgas Yonif 122/TS
Tim gabungan Satgas Yonif 122/TS melakukan pengamanan pembubaran ajaran "777 surgawi" di Keerom. (Foto: Dok. Yonif 122/TS)

Jakarta, IDM – Tim gabungan Satgas Yonif 122/Tombak Sakti (TS) bersama kepolisian, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat membubarkan ajaran agama baru "777 surgawi" yang teridentifikasi sesat di Gunung Bogor Kampung Wembi, Distrik Mannem, Keerom, Selasa, (11/6/2024).

Menurut Danpos Sawiyatami, Satgas Yonif 122/TS, Lettu Inf Zulkifli Sirait kehadiran kehadiran satgas untuk ikut serta melaksanakan pengamanan.

Baca Juga: Kemenko Polhukam Gandeng TNI-Polri Bentuk Satgas Judi Online

"Setibanya di lokasi, unsur-unsur terkait melaksanakan mediasi secara persuasif sekitar 30 menit akan tetapi sekelompok masyarakat yang tergabung dalam aliran 777 surgawi tidak terima sehingga tim dengan tegas membawa sekelompok masyarakat tersebut ke Polres Keerom untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata Danpos Sawiyatami dalam keterangannya dikutip, Kamis, (13/6/2024).

Satgas Yonif 122/TS
(Foto: Dok. Yonif 122/TS)

Lebih lanjut Danpos menerangkan tindakan tegas ini dilakukan karena delapan orang masyarakat penganut aliran ini, baik orang asli Papua (OAP) maupun pendatang ini sudah sangat meresahkan masyarakat dan tidak pernah terdaftar di lembaga pemerintahan.

Baca Juga: Serbu Objek Vital Musuh, Taifib Tumpas Gerakan Situbondo Merdeka

"Seluruh pos jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS harus selalu menjalin komunikasi dan kerjasama dengan unsur-unsur terkait yang berada di wilayahnya untuk bersama-sama mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya, pertahanan dan keamanan (ipoleksosbudhankam)," kata Danpos yang juga memastikan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan aman. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.