Tiga Perwira TNI AD Raih Cumlaude Gelar Doktor di UGM

Jakarta, IDM – Tiga perwira TNI Angkatan Darat baru saja meraih cumlaude untuk gelar doktor di Universitas Gadjah Mada (UGM). Diketahui UGM Yogyakarta dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melaksanakan kerja sama dalam bidang pendidikan khususnya program pascasarjana bagi perwira dan bintara TNI AD.
Pendidikan program pascasarjana dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia TNI AD. Pada awal kerja sama Universitas Gadjah Mada dengan TNI AD di mulai pada tahun 2019/2020 lalu. Program tersebut langsung diambil oleh Mayjen TNI Heri Wiranto, Kolonel Inf R. Dwi Tjahjo Harsono dan Letnan Kolonel Arh Syarief Syah Banjar.
Baca Juga: Divif 1 Kostrad Terima Kunjungan Singapore Armed Forces Goh Keng Swee Command and Staff College
"Alhamdulillah saya Mayjen TNI Dr. Heri Wiranto, S.E. M.M. M. Tr. dan Kolonel Inf Dr. R. Dwi Tjahjo Harsono S.E. M.Si serta Letnan Kolonel Arh Dr. Syarief Syah Banjar, S.H, M. Ip berhasil meraih cumlaude gelar doktor di Universitas Gadjah Mada tahun ini," ucap Heri.
"Kami memperoleh cumlaude di Universitas Gadjah Mada ini salah satunya karena kami selesaikan di bawah empat tahun," lanjutnya.
Baca Juga: AS-Jepang Survei Lokasi Latihan Super Garuda Shield 2024 di Surabaya
Militer memiliki tugas pokok untuk mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan menegakan kedaulatan bangsa. Kendati begitu, dalam keseharian lebih banyak menggeluti manajemen dan kebijakan publik dalam bidang pertahanan dan keamanan sehingga wawasan dan kualitas SDM diperlukan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































