Tiga Perwira Menengah TNI AU Berhasil Lulus dari Air Command and Staff College AS

Jakarta, IDM – Sebanyak tiga perwira menengah (Pamen) TNI Angkatan Udara (TNI AU) merampungkan pendidikan dan berhasil lulus dari Air Command and Staff College (ACSC) di Air University, Maxwell Air Force Base, Alabama, Amerika Serikat (AS), Kamis (22/5).
Baca Juga: TNI AD Akan Sebarkan Pencak Silat Militer ke Seluruh Prajurit
Ketiga Pamen tersebut adalah Mayor Pnb Oliv Rizando Azka, Mayor Pnb Vincentius Wahyu Dewata, dan Mayor Pnb Rakhmanto Jati Waluyo. “Penyelesaian pendidikan ini tidak hanya menjadi bukti komitmen TNI AU dalam mencetak perwira yang unggul dan profesional, tetapi juga menjadi wujud nyata kerja sama pertahanan antara TNI AU dan United States Air Force (USAF),” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya dikutip Sabtu (24/5).

Air Command and Staff College merupakan jenjang pendidikan yang setara dengan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau). Selama menempuh pendidikan setahun di ACSC Academic Year 2025, ketiga Pamen TNI AU itu mempelajari beragam materi di antaranya Foundation of Military Theory, Leadership and the Professions of Arms, serta Air Power Strategy and Operations.
Baca Juga: Dua Penerbang Skadron Udara 5 Raih Badge Camar Number
Selain itu, terdapat materi yang meliputi US National Security, Contemporary and Emerging Warfare, Leadership in Command, serta Joint Campaign and Wargaming. Mereka belajar bersama 393 perwira Amerika Serikat beserta 83 perwira internasional yang berasal dari 67 negara. (yas)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































