HANKAM

Tiga Penerbang Skadron Udara 17 Terima Kualifikasi Kencana Number

Letkol Pnb Irwanda Syafriadi
Komandan Skadron Udara 17 Letkol Pnb Irwanda Syafriadi menyematkan Kencana Number untuk penerbang Skadron Udara 17 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis, (12/1). (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM - Komandan Skadron Udara 17 Letkol Pnb Irwanda Syafriadi resmi menyematkan Kencana Number kepada tiga Penerbang Skadron Udara 17 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma. Acara penyematan ini dilaksanakan di Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdakusuma, Kamis, (12/1).

Dilansir dari website resmi Dispenau, tni-au.mil.id, Kamis, (12/1) Irwanda mengatakan, meraih kualifikasi Kencana Number, tentunya tidaklah mudah, harus melalui beberapa tahapan yang menuntut kemampuan intelektual, dedikasi, loyalitas tinggi, dan keterampilan tersendiri. Oleh karena itu, predikat ini merupakan sarana kaderisasi yang tepat guna mewujudkan awak pesawat yang terampil, solid dan siap siaga melaksanakan berbagai penugasan dengan profesional.

“Saya berharap, TNI AU khususnya Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma tidak akan kekurangan tenaga-tenaga terampil sebagai penerbang militer yang handal dan professional dimasa mendatang, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas denga nyaman dan lancar," katanya.

Lanjutnya, Skadron Udara 17 merupakan skadron angkut khusus pejabat VVIP dan VIP, sehingga kinerja yang ditunjukkan harus selalu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, apalagi sejak tahun 2023 tanggung jawab Skadron Udara 17 bertambah dengan kedatangan dua buah pesawat Falcon 7x dan 8x pabrikan Dassault Aviation Perancis sebagai pesawat VVIP/ VIP.

“Karena itu, kesiapan Skadron Udara 17 harus menjadi prioritas utama untuk memberikan kenyaman kepada seluruh instansi terkait, utamanya pejabat negara, baik militer maupun sipil, dengan mengedepankan safety culture pada setiap pelaksanaan tugas, guna kenyamanan kita bersama,” ujarnya.

Baca: Hadirkan PT Lookhead Martin USA, Pussenarmed Akan Gunakan Rudal HIMARS

Sebelum mengakhiri sambutannya Danskadron Udara 17 mengucapkan selamat kepada para penerbang yang telah mendapatkan kencana number.

“Tingkatkan terus profesionalitas, serta semoga selalu diberikan kelancaran dalam pelaksanaan tugas ke depan,” katanya.

Tiga penerbang yang mendapatkan kencana number adalah Lettu Pnb Andhika Pratikno sebagai Kencana 214, Kencana 215 Lettu Pnb Dimas Aryan Nallendra, dan Kencana 216 oleh Lettu Pnb Chessa Razky Surya Bhaskara, yang keseluruhannya merupakan lulusan AAU tahun 2015. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.