Tiga Pembekalan HAM untuk Prajurit Yonif 2 Marinir di Perbatasan

Jakarta, IDM - Prajurit Brigif 2 Marinir yang tergabung dalam Satgasmar Pam Ambalat XXIX dan Puter XXVII menerima pembekalan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (3/5).
Letkol Laut (KH) Rominson dan Letkol CHK Fadilah dari Badan Pembinaan Hukum (Babinkum) TNI, menyampaikan materi hukum humaniter dan HAM agar prajurit memahami aturan penugasan dan menjaga nama baik satuan, maupun korps dari segala pelanggaran nasional maupun internasional.
Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya Jabatan Danpuspom TNI Dijabat Pati TNI AU, Ini Sosoknya
Rominson menyampaikan pentingnya penugasan di daerah perbatasan seperti Ambalat, karena diharuskan waspada terhadap wilayah perbatasan negara.
"Selalu aktif laksanakan pemeriksaan atau memantau patok-patok perbatasan wilayah negara," jelasnya dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Kamis (4/5).
Selain itu, dia menekankan para prajurit harus bisa membedakan Operasi Militer Perang (OMP) dengan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta berpedoman terhadap Rules Of Engagement (ROE).
"Berpedoman pada aturan keterlibatan militer dalam melaksanakan operasi pengamanan wilayah perbatasan Negara sesuai UU TNI nomor 34 tahun 2004 pasal 7 ayat 1, ayat 2, ayat 3," terangnya.
Sementara itu, Fadilah menjelaskan materi keadaan geografis maupun topografis pulau-pulau kecil terluar dan teknik pengumpulan informasi, baik teori maupun simulasi.
Materi tersebut bertujuan agar prajurit mampu berbuat sesuai tugas pokok selama penugasan untuk menggalang dan bersatu dengan masyarakat setempat, dalam menjaga daerah perbatasan dan keutuhan dari segala bentuk ancaman. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































