HANKAM

Tiga KRI Satkat Koarmada II Gelar Latihan di Perairan Ambalat

KRI
Tiga KRI dari Satkat Komando Armada II melaksanakan latihan bersama di wilayah perairan Ambalat. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – Tiga unsur Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada II melaksanakan latihan bersama di wilayah perairan Ambalat, pada Senin (13/10). Ketiga unsur itu antara lain KRI Mandau-621, KRI Keris-624, dan KRI Hiu-634.

Latihan bertujuan memantapkan kemampuan manuver dan koordinasi antarkapal dalam berbagai formasi taktis di laut.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Sebut Pesawat Tempur Chengdu J-10 akan Segera Tiba di Jakarta

Dalam sesi latihan, unsur-unsur Satkat Koarmada II melaksanakan manuver mendekat formasi replenishment at sea approach, dilanjutkan dengan latihan komunikasi visual menggunakan isyarat cahaya (flashex), isyarat bendera (flag hoist), serta isyarat tangan atau semaphore.

Latihan tersebut sekaligus menjadi implementasi dari visi dan misi Panglima Kormada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya untuk membentuk prajurit Jalasena yang profesional, tangguh, dan siap di segala medan penugasan.

KRI
Unsur-unsur Satkat Koarmada II latihan dengan melaksanakan manuver mendekat formasi replenishment at sea approach, dilanjutkan dengan latihan komunikasi visual. (Foto: Dok. TNI AL)

“Latihan yang terencana dan berkesinambungan merupakan kunci utama menjaga profesionalitas prajurit serta kesiapan unsur KRI dalam menjalankan operasi di laut. Melalui latihan seperti ini, TNI Angkatan Laut meneguhkan perannya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan maritim Indonesia,” kata Alit dalam keterangannya, Rabu (15/10).

Baca Juga: Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad Gelar Layanan Medis di Perbatasan RI–Timor Leste

Alit mengatakan, latihan itu merupakan program rutin Koarmada II guna menjaga kesiapan operasional unsur KRI serta mengasah kemampuan individu dan tim prajurit dalam menghadapi dinamika tugas di laut.

Dengan pelatihan taktis dan komunikasi laut yang terintegrasi, unsur Satkat Koarmada II ingin menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung kesiapan tempur serta menjaga keamanan dan kedaulatan perairan nasional, khususnya di wilayah strategis perbatasan Ambalat. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.