HANKAM

Tiga KRI di Satuan Kapal Cepat Koarmada II Berganti Komandan

Satkat
Komandan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II Kolonel Laut (P) Agus Setyawan memimpin upacara serah terima jabatan tiga komandan kapal perang (KRI), di Surabaya, Rabu (9/10). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – Komandan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II Kolonel Laut (P) Agus Setyawan memimpin upacara serah terima jabatan KRI Tombak-629, KRI Mandau-621, dan KRI Layang-653, di Surabaya, Rabu (9/10).

Adapun serah terima jabatan Komandan KRI Tombak-629 diserahkan dari Letkol Laut (P) Dexaseptian Burlis kepada Letkol Laut (P) Garmadi, sedangkan KRI Mandau-621 dari Letkol Laut (P) Iwan Febriawan Efendi kepada Letkol Laut (P) Rudhiro Pratomo.

Baca Juga: KSAU Ungkap Janji Prabowo Memperkuat TNI AU: Akan Beri Drone BLOS

Kemudian, Komandan KRI Layang-653 dari Letkol Laut (P) Yan Ahmadi kepada penggantinya, yaitu Letkol Laut (P) Eko Yudi Mardiyanto.

"Serah terima jabatan komandan KRI merupakan wujud kepercayaan dan penghormatan dari pemimpin TNI AL kepada pejabat yang bersangkutan serta tuntunan dari suatu organisasi yang dinamis, agar tercipta suasana dan semangat baru," ujar Agus, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II.

Lebih lanjut, Agus mengatakan pembinaan personel juga merupakan bagian dalam menyelaraskan antara tour of duty dan area yang diharapkan mampu memberikan pengalaman bagi personel, selain untuk mengembangkan kepemimpinan dengan berbagai improvisasi dan inovasi serta daya kreativitas.

"Sehingga dapat menghasilkan output organisasi yang sehat dan dinamis sesuai tujuan dan sasaran organisasi," lanjut Agus.

Baca Juga: KSAU Soal Wacana Pembentukan Matra Siber TNI: Ini Penting dan Strategis

Dia juga memerintahkan kepada para perwira, bintara, dan tamtama KRI Tombak, KRI Mandau, dan KRI Layang, agar tetap memberikan dukungan sepenuhnya kepada komandan yang baru.

"Berikan disiplin, dedikasi, kerja keras serta loyalitas yang tinggi sehingga tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh komandan baru dapat terlaksana dengan baik dan dapat diandalkan," pungkas Agus. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.