Tiga Komandan Komando Pendidikan TNI AL Berganti, Siapa Saja?

Jakarta, IDM – Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Dankodiklatal) Letjen (Marinir) Nur Alamsyah memimpin serah terima jabatan komandan pendidikan angkatan laut di Surabaya, Selasa (24/6).
Tiga jabatan yang berganti, yaitu Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla) dari Laksamana Pertama Muhammad Iwan Kusumah kepada Laksamana Pertama Avianto Rooswirawan.
Kemudian, Komandan Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) dari Brigjen (Mar) Ahmad Fajar kepada Brigjen (Mar) Made Sukada, dan Komandan Pusat Latihan Pendidikan Dasar Militer (Puslatdiksarmil) dari Kolonel Laut (P) Musleh Yadi kepada Kolonel Laut (P) Yosafat Indarto.
Baca Juga: Di Hadapan Pasis, Panglima TNI: Kita Harus Siap Perang Untuk Damai
Dalam amanatnya, Nur Alamsyah mengatakan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika pembinaan personel TNI AL.
Langkah ini diambil untuk memantapkan manajemen organisasi agar lebih antisipatif dan responsif dalam menghadapi tantangan tugas ke depan," kata Nur Alamsyah, dikutip dari keterangan Dispen Kodiklatal.
Menurutnya, jabatan yang diserahterimakan hari ini merupakan posisi strategis di lingkungan Kodiklatal yang berperan penting dalam pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia TNI AL.
Baca Juga: Faktor Penting Peningkatan Anggaran Pertahanan untuk Persiapan Potensi Terjadinya Konflik
"Para komandan baru diharapkan dapat membawa semangat baru, penyegaran pemikiran serta peningkatan kinerja dalam mendukung tugas pokok Kodiklatal," pesan Nur Alamsyah kepada tiga komandan komando pendidikan TNI AL
Lebih lanjut, ia menekankan kualitas hasil pendidikan Kodiklatal harus memenuhi harapan satuan pengguna, dengan menghasilkan prajurit TNI AL yang militan, profesional, modern, dan tangguh.
Kita patut berbangga atas dedikasi dan loyalitas tinggi para pejabat sebelumnya. Capaian prestasi yang telah diraih perlu kita apresiasi dan jadikan pijakan untuk terus maju. Jabatan adalah amanah dan kepercayaan dari pimpinan yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab dan integritas," tambahnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































