Tiga Kapal Perang RI–India Dikerahkan untuk Patroli Terkoordinasi 2025 di Sabang

Jakarta, IDM – Patroli Terkoordinasi Indonesia–India (Patkor Indindo) ke-45 tahun 2025 resmi dibuka di Markas Komando Pangkalan TNI AL (Mako Lanal) Sabang, Aceh, Rabu (10/12). Tiga kapal perang dari kedua negara diturunkan dalam operasi ini.
Pembukaan dipimpin Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I Laksma Dedi Komarudin sebagai perwira senior sedangkan dari India, Komodor Nitesh Garg, perwira bintang satu yang menjabat sebagai komandan komponen Angkatan Laut India.
Baca Juga: Wakil KSAU dan Jenderal Prancis Bahas Kedatangan Jet Tempur Rafale
Sementara Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) Sadimin turut hadir sebagai Komandan Satuan Tugas (Satgas) Patkor Indindo-45.
Pada kesempatan tersebut, Dedi menegaskan bahwa Patkor Indindo-45 harus dilaksanakan dengan profesionalisme tinggi, serta prioritas keselamatan personel dan alutsista.
"Kerja sama Indonesia–India memiliki signifikansi strategis dalam menghadapi beragam ancaman maritim melalui peningkatan maritime domain awareness, interoperabilitas, pertukaran informasi, dan koordinasi operasi," ujarnya, dikutip dari keterangan Guskamla Koarmada I, Kamis (11/12).
Patroli ini menjadi pelaksanaan kedua sepanjang 2025, setelah seri ke-44 yang digelar pada pertengahan tahun. Kapal perang yang dikerahkan kali ini terdiri atas KRI Sultan Thaha Saifuddin-376 dari TNI AL serta INS Chetlat dan INS Kulish dari Angkatan Laut India.
Baca Juga: Gubernur Papua Tengah Minta Kolaborasi Program Air Bersih dengan TNI Terus Berlanjut
KRI Sultan Thaha Saifuddin-376 merupakan korvet kelas Parchim, sementara INS Kulish adalah korvet kelas Kora, dan INS Chetlat merupakan kapal patroli kelas Car Nicobar.
"Patroli ini diharapkan mampu memperkuat keamanan laut, melindungi pelayaran niaga dan nelayan, serta mempererat hubungan pertahanan kedua negara sebagai mitra maritim yang saling percaya," tegas Dedi. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































