Tiga Kabalakpus TNI Berganti: Kapuskes, Kapuspsi, dan Kapusbintal

Jakarta, IDM – Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Laksdya Hersan mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) tiga Kepala Badan Pelaksana Pusat (Kabalakpus) TNI.
Sertijab tersebut digelar di Aula Gatot Subroto, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (20/10).
Jabatan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI diserahterimakan dari Mayjen dr. Sugiarto kepada Brigjen dr. Hadi Juanda.
Baca Juga: Penghargaan Negara untuk Lettu Inf (Anumerta) Fauzi Ahmad Zulkarnaen
Jabatan Kepala Pusat Psikologi (Kapuspsi) TNI diserahterimakan dari Marsda Sri Hastuti kepada Marsma Zamzani.
Kemudian, jabatan Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) TNI diserahterimakan dari Brigjen Tornado kepada Kolonel (Czi) Chandra Adibrata.
Laksdya Hersan mengatakan bahwa upacara serah terima jabatan di lingkungan TNI merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi, khususnya dalam pembinaan personel guna memastikan berlangsungnya proses kaderisasi di tubuh TNI.
“Serah terima jabatan dimaksudkan dalam rangka meningkatkan kinerja, motivasi, dan kreativitas serta memastikan berlangsungnya proses kaderisasi kepemimpinan dalam tubuh TNI,” kata Hersan dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI, Selasa (21/10).
Baca Juga: Pangkosek I Gelar Turnamen Sepak Bola Usia Muda, Ingin Medan jadi Barometer
Hersan meyakini para pejabat baru mampu mencurahkan seluruh kemampuan, inovasi, dan kreativitas untuk mendukung terwujudnya TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif (PRIMA) sehingga mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.
Hersan juga menekankan pentingnya para pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan tanggung jawab yang baru.
Ia menyatakan, adaptasi yang cepat dan sinergi yang baik dengan satuan sangat diperlukan agar roda organisasi tetap berjalan optimal.
“Segera adaptasi dan integrasikan diri dengan satuan, sehingga tidak terjadi hambatan dan stagnasi dalam kinerja satuan,” kata Hersan. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































