Tiga Jenderal TNI AD Pimpin Kodam di Aceh dan Papua

Jakarta, IDM – Tiga Jenderal TNI AD resmi memimpin Kodam baru yang berada di wilayah Aceh dan Papua.
Hal ini dipastikan dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (8/9).
Para Jenderal tersebut yaitu pertama, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo yang menjadi Pangdam Iskandar Muda. Sebelumnya Joko menjabat sebagai Asisten Teritorial (Aster) KSAD.
Baca Juga: Gubernur Akmil Terima Kunjungan KSAD Australia, Pererat Kerja Sama di Tengah Tantangan Global
Joko tercatat sebagai salah satu Jenderal TNI yang menyandang Brevet Kualifikasi Intai Tempur (Taipur). Brevet ini diberikan kepada prajurit Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang telah lulus latihan kualifikasi intai tempur.
Kedua, Mayjen TNI Amrin Ibrahim yang menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih. Amrin adalah lulusan Akmil 1992 dan sebelumnya menjabat Staf Ahli Tingkat III KSAD bidang Ekonomi, Keuangan, dan Perdagangan (Ekkudag).
Ketiga, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru yang ditunjuk jadi Pangdam XVIII/Kasuari. Ia adalah lulusan Akmil 1993 dan sebelumnya menjabat Asops KSAD.
Baca Juga: Danlanud Adi Soemarmo Tutup Kejuaraan Internasional Paralayang TNI dan Telomoyo Cup IX 2025
Saat acara Sertijab, KSAD Maruli menekankan pentingnya komunikasi yang baik dengan instansi pemerintah, media, dan masyarakat agar seluruh program TNI AD dapat dipahami serta berjalan optimal.
“Bagaimana kita menjelaskan kepada orang lain, ini penting bahwa program-program kita untuk membantu pemerintah dan untuk kepentingan masyarakat. Apapun yang telah selesai kita kerjakan, kita serahkan kepada instansi terkait. Mudah-mudahan kita semua dapat menjelaskan kepada siapapun di daerah sehingga program Angkatan Darat yang sejalan dengan program pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ujar Maruli. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































