HANKAM

Tiga Bulan Latihan Intensif, 500 Personel Komcad Matra Udara Dinyatakan Lulus

Komcad matra udara
Sebanyak 500 personel ditetapkan sebagai Komcad matra udara tahun anggaran 2025 di Lapangan Upakarti, Kab Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/11). (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Sebanyak 500 personel dinyatakan lulus dan resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) matra udara usai menjalani pendidikan sampai latihan selama tiga bulan.

Penetapan tersebut dipimpin Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Udara, Marsdya TNI Age Wicaksono, di Lapangan Upakarti, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/11).

Baca Juga: Menhan Jelaskan Alasan TNI Terlibat dalam Penertiban Tambang Ilegal

“Pembentukan Komcad tidak hanya memperkuat kemampuan pertahanan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kedaulatan dan keutuhan negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga negara,” ujar Age saat membacakan amanat tertulis Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin.

Keberadaan Komcad, lanjut amanat Menhan, mencerminkan sinergi antara rakyat dan TNI.

Baca Juga: TNI AL Perkuat Kesiapan Tempur Laut dalam Latihan Integrasi TNI di Morowali

“Melalui semangat gotong royong dan pengabdian, Komcad menjadi simbol kerja sama dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai bentuk ancaman,” lanjutnya.

Penetapan Komcad Matra Udara 2025 diharapkan memberi kontribusi nyata dalam memperkuat pertahanan negara, dengan setiap anggotanya siap menjadi komponen pendukung TNI ketika diperlukan. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.