Tiga Batalyon Kavaleri Sukses Taklukkan Musuh dengan Tank Leopard 2A4 dan Tarantula

Jakarta, IDM – Tiga Batalyon Kavaleri yaitu Yonkav 8/NSW, Kikav 8/KSC/2 Kostrad dan Kikav 3/TSC/Dam V/BRW berhasil menaklukkan musuh dengan tembakan dari Tank Leopard 2A4.
Keberhasilan ini terjadi di Latihan Manuver Menembak Senjata Ranpur Terintegrasi Sektor Timur yang digelar di Daerah Latihan PLP 5 Marinir Baluran, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur.
Baca Juga: Danpasmar 2 Mayjen Oni Junianto Peringatkan Prajurit Marinir Waspada Intervensi Asing
Dilansir keterangan dari Pendivif 2 Kostrad, Kamis (4/9) Dankikav 8, Kapten Kav Andri Rusdiansyah menyampaikan bahwa latihan ini merupakan program dari Pussenkav yang bertujuan memastikan kesiapan tempur satuan Kavaleri dalam menghadapi berbagai skenario pertempuran modern.
"Latihan ini bukan sekadar uji kemampuan menembak, tetapi juga pembuktian kesiapan tempur dan soliditas prajurit Kavaleri. Profesionalisme harus selalu menjadi landasan dalam setiap latihan,” katanya.
Ia menjelaskan selain menghadirkan tiga Batalyon juga diikutsertakan berbagai kendaraan tempur yaitu Ranpur Leopard 2A4 120 mm, Ranpur Tarantula 90 mm, Ranpur Badak 90 mm, Ranpur Panhard 12,7 mm, serta Ranpur APR 7,6 mm.
Baca Juga: Danyonif 501 Kostrad Resmi Dijabat Mayor Inf I Gusti Bagus Prayuda
Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin yang turut menyaksikan latihan juga berkesempatan melaksanakan penembakan satu butir munisi Tank Leopard 2A4 Kaliber 120 mm.
Usai penembakan, Pangdam disematkan Brevet Kehormatan Menembak Kanon Yudha Bramasta Wiratama oleh Wadanpussenkav, Brigjen TNI Rayen Obersyl, disertai penyerahan sertifikat kehormatan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































