HANKAM

TFG Pengamanan WWF Ke-10 Digelar Simulasikan Penanganan Gempa Bumi, Erupsi Hingga Terorisme

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Bambang Trisnohadi
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin Tactical Floor Game (TFG) Pengamanan VVIP KTT WWF ke-10 di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Jl. Udayana No. 1 Denpasar, Senin, (13/5/2024). (Foto: Dok. Pendam IX/Udayana)

Jakarta, IDM – Setelah memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan WWF Ke-10 di lapangan Puputan Renon, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Bambang Trisnohadi kembali melanjutkan memimpin Tactical Floor Game (TFG) Pengamanan di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Denpasar, Senin, (13/5/2024).

Dilansir keterangan Pendam IX/Udayana Pangdam menyampaikan bahwa TFG ini bertujuan untuk menyusun taktik dan strategi yang akan diterapkan dalam pelaksanaan pengamanan KTT WWF ke-10. Selain itu kegiatan ini dapat digunakan sebagai wahana koordinasi dalam perencanaan operasi agar masing-masing Subsatgas, mengetahui peran dan fungsinya untuk menyukseskan serta mendukung kelancaran pelaksanaan KTT WWF Ke 10 di Bali.

Baca Juga: Latihan Operasi Pertahanan Pantai Bersama AS, TNI AL Kerahkan 1.380 Prajurit

“Pada saat saya dan Kapoksahli menghadiri TFG yang dipimpin oleh Kasum TNI di Jakarta, ada beberapa kesiapan-kesiapan yang perlu kita sempurnakan, sedangkan ditempat terpisah dalam rapat terbatas dengan Presiden RI menyampaikan beberapa hal penekanan penting tentang penyiapan WWF yang perlu menjadi perhatian kita bersama diantaranya perlu dievaluasi tentang pelaksanaan kegiatan KTT AIS maupun G20 bisa dijadikan pengalaman sehingga kegiatan KTT WWF Ke 10 bisa lebih baik dan lebih tertib karena kita ketahui bahwa kapasitas tempat terbatas sedangkan delegasi nanti yang akan hadir kemungkinan akan lebih banyak”, ujar Pangdam. 

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Bambang Trisnohadi
(Foto: Dok. Pendam IX/Udayana)

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan bahwa sekarang masih ada waktu untuk menyiapkan hal-hal yang masih kurang supaya segera diperbaiki sehingga pada saat pelaksanaannya nanti tidak terdadak. Dalam TFG ini juga dibuat situasi kemungkinan bagaimana penanganan bencana gempa bumi, bencana Gunung Agung meletus dan erupsi, kemudian bagaimana menghadapi unjuk rasa mungkin terorisme dan lain sebagainya jadi kita ingin melihat agar kita semua tahu apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita semua. 

"Maka di TFG inilah kita bisa mengetahui celah-celah mana yang sekiranya belum tertutupi, serta hal-hal atau faktor-faktor kritis yang perlu kita pecahkan bersama solusinya, sehingga saya menekankan kepada seluruh peserta agar dapat melaksanakan TFG ini dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab," kata Pangdam.

Baca Juga: Kapal Pemburu Ranjau TNI AL dan Singapura Ikuti Tahapan Darat Joint Minex Pandu 2024

Kegiatan TFG dilanjutkan dengan penjelasan update perkembangan situasi di wilayah Bali dan sekitarnya oleh Asintel Kasdam IX/Udayana. Sedangkan, Asops Kasdam IX/Udayana menjelaskan tentang update konsep operasi dan pembagian tugas. Sementara dari BMKG Bali memaparkan terkait update situasi potensi bencana alam. Kemudian, dilaksanakan Olah Yudha yang merupakan inti dari kegiatan tersebut.

Konferensi WWF ke-10 tahun 2024 akan digelar di Bali pada tanggal 18-25 Mei 2024 mendatang akan menjadi momentum penting bagi Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya terus meningkatkan tata kelola air. Tema WWF ke-10, yakni Water Shared for Prosperity, menunjukan perhatian serius dunia global akan manajemen isu air demi kepentingan masa depan air untuk kesejahteraan bersama. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.