Terkait Keutuhan NKRI, Ini 4 Pesan Pangdam V/Brawijaya untuk Nahdlatul Ulama

Jakarta, IDM - Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf menyampaikan peran penting Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Hal itu ia sampaikan dalam Halal Bihalal Kebangsaan NU yang digelar PCNU Kota Malang di Aula Skodam Kota Malang, (2/5).
Mayjen Farid menyampaikan empat poin penting yang perlu diperhatikan oleh masyarakat. Terkhusus organisasi seperti NU dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia menggarisbawahi peran NU dalam menangkal radikalisme yang telah menjadi ancaman nyata bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca Juga: Warga Temukan Munisi Peninggalan Pemberontakan DI/TII saat Gali Kuburan di Majalengka
"Radikalisme, yang kerap memecah belah bangsa dengan dalih agama, perlu ditangkal oleh organisasi-organisasi besar seperti NU," katanya.
Berdasarkan pengalamannya saat bertugas di Poso, Mayjen Farid menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa dari bahaya radikalisme. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga generasi muda Indonesia dari ancaman narkoba. Ia mengajak NU dan masyarakat luas untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba guna melindungi generasi penerus bangsa.
Baca Juga: Dua Kadet AL Sri Lanka on Board Pelayaran KRI Bima Suci
Selain itu, menjelang Pemilu 2024 Mayjen Farid juga mengimbau masyarakat agar tidak terpecah belah akibat perbedaan pilihan politik. Ia menegaskan bahwa persatuan bangsa harus tetap diutamakan di atas perbedaan pandangan politik.
Selanjutnya mengajak masyarakat dan NU untuk senantiasa menjauhi ujaran kebencian dan melawan hoaks. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































