Terima Kunjungan VCG, Bakamla Lanjutkan Pembahasan RUU ZEE RI-Vietnam

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI kembali membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) antara Indonesia dan Vietnam.
Pembahasan itu dilanjutkan saat Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah menerima kunjungan kehormatan atau courtesy call Commander Vietnam Coast Guard (VCG) Region 3 Major General Ngo Binh Minh beserta delegasi di Markas Besar Bakamla RI, Jakarta Pusat, Selasa (26/8).
Irvansyah menyoroti capaian positif antara Indonesia dan Vietnam yang berhasil menyelesaikan status pending batas ZEE pada tahun 2022. Ia berharap proses pengesahan RUU terkait ZEE RI–Vietnam dapat berjalan lancar.
Baca Juga: TNI AL dan Jerman Sepakati Kerja Sama Operasi, Pendidikan, dan Medis
“Sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum maritim kedua negara di wilayah perbatasan,” kata Irvansyah, dikutip dari siaran pers Bakamla RI, Rabu (27/8).
Irvansyah juga menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang telah terjalin antara Bakamla RI dan Coast Guard Vietnam (VCG) yang dituangkan dalam memorandum of understanding (MoU) tentang keamanan dan keselamatan maritim sejak 28 Desember 2021 dan telah diperpanjang melalui jalur diplomatik pada 5 Januari 2025 dengan masa berlaku tiga tahun.
Kerja sama kedua lembaga meliputi berbagai bidang antara lain peningkatan kapasitas, pertukaran informasi, operasi pencarian dan penyelamatan di laut, pemberantasan illegal, unreported, and unregulated fishing (IUUF), serta penegakan hukum maritim lain.
Baca Juga: KSAL Pimpin Sertijab Pangkolinlamil hingga Danpuspomal, 7 Perwira TNI AL Naik Pangkat
Irvansyah juga menekankan pentingnya dukungan VCG dalam upaya formalisasi ASEAN Coast Guard Forum (ACF). Indonesia dan Vietnam tercatat aktif hadir dalam forum tersebut, termasuk pada pertemuan terakhir di Pattaya, Thailand.

Irvansyah berharap agar VCG dapat terus mendukung konsensus ASEAN terkait terms of reference dan concept paper sebagai langkah strategis untuk memperkuat kerja sama coast guard di kawasan.
Bakamla RI menegaskan komitmen melanjutkan kerja sama erat dengan VCG melalui berbagai program yang telah dan akan dijalankan.
Baca Juga: Perkuat Misi Bantuan Kemanusiaan Gaza, Satu Super Hercules Diberangkatkan Gabung Satgas
Diketahui, kapal Vietnam Coast Guard (VCG) CSB 8001 berkunjung ke Indonesia dengan berlabuh di Dermaga Nusantara 01, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (25/8).
Menurut rencana, rangkaian kunjungan muhibah serta pertemuan bilateral antara Bakamla RI dan VCG berlangsung hingga Jumat (29/8).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kunjungan resiprokal atas port visit KN. Pulau Dana-323 ke Vietnam pada Oktober 2024, yang diisi dengan berbagai kegiatan kerja sama maritim, termasuk courtesy call dan joint exercise. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































