Terima Kunjungan Menhan Afsel, Menhan Sjafrie Belajar soal Angkatan Kesehatan

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Afrika Selatan Angie Motshekga di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Rabu (22/10).
Kunjungan kehormatan itu merupakan tindak lanjut setelah pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Afrika Selatan beserta delegasi di Istana Merdeka.
“Tadi mendadak saya lapor Bapak Presiden (Prabowo) untuk mengundang Menhan Afsel berkunjung ke sini. Mereka memiliki potensi yang sangat besar untuk kita kembangkan,” kata Menhan Sjafrie selepas pertemuan dengan Angie Motshekga.
Baca Juga: KSAL Lantik 4 Pejabat Strategis, Ada Gubernur AAL
Dalam pertemuan itu, Sjafrie menjajaki penguatan kerja sama pertahanan melalui people-to-people contact dan dialog keamanan.
Indonesia juga mempelajari Angkatan Kesehatan Afrika Selatan, di mana Afsel memiliki empat angkatan yang terdiri Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Angkatan Kesehatan.
“Kita juga mempelajari tentang kesehatan tapi kita belum mempunyai keinginan untuk bikin Angkatan Kesehatan. Panglima TNI sedang memikirkan yang lain dulu,” kata Sjafrie.

Kepada Angie Motshekga, Sjafrie juga mengungkapkan keinginan Indonesia menjadi pasukan perdamaian di Jalur Gaza, Palestina.
“Itu yang tadi bersama dibahas. Mereka ingin sekali kita ikut sama-sama dengan peacekeeping,” tutur Sjafrie.
Baca Juga: Kapal Selam Nirawak KSOT-008 Buatan PT PAL Akan Uji Tembak di Koarmada II
Lewat pertemuan tersebut, Indonesia dan Afsel juga menjajaki kerja sama di industri pertahanan.
PT Pindad (Persero) akan kerja sama membuat munisi dengan perusahaan Afsel, Rheinmetall Denel Munition (Pty).
“Kita juga bikin LPD (landing platform dock), dia juga tertarik. Kita bikin (pesawat) N219, bisa dua mesin, mereka juga ingin melihat ini.
Tapi yang pasti, kita susun working group dengan pihak Afsel, dan ini ada di dalam pembicaraan antara kedua presiden tadi,” kata Menhan RI. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































