Terima Brevet Korpasgat, KSAL Disahkan jadi Warga Kehormatan Pasukan Elite TNI AU

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali resmi menyandang status sebagai warga kehormatan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU. Penganugerahan kehormatan tersebut berlangsung Markas Komando Korpasgat, Bandung, Senin (26/10).
Panglima Korpasgat Marsekal Madya Deny Muis memimpin langsung prosesi penyematan brevet kehormatan kepada orang nomor satu di jajaran TNI AL tersebut.
Baca Juga: Gerak Cepat Helikopter TNI AU Padamkan Karhutla di Gunung Lawu dan Ceremai
Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menyatakan, penganugerahan ini mencerminkan eratnya kerja sama antarmatra dalam mengawal pertahanan negara.
"Sinergi antarmatra menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi dinamika dan tantangan yang semakin kompleks," demikian keterangan Dispenal.
Baca Juga: Kodam IX/Udayana Lantik 249 Prajurit Remaja TNI AD, Resmi Sandang Pangkat Serda
Selain Ali, Korpasgat turut memberikan anugerah serupa kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Wakil Panglima TNI Jenderal Maruli Simanjuntak, serta KSAD Jenderal Tandyo Budi Revita.
Kehadiran para petinggi militer dan kepolisian ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi serta kemampuan interoperasi atau interoperabilitas di lapangan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































