Terima Brevet Kehormatan Albara, KSAU: Ini Representasi Disiplin dan Dedikasi Satbravo 90

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menerima Brevet Kehormatan Albara dari Satuan Bravo (Satbravo) 90 Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) yang disematkan langsung oleh Komandan Kopasgat Marsma TNI Deny Muis.
Prosesi penganugerahan brevet kehormatan tersebut dilakukan melalui upacara militer yang digelar di markas Satbravo 90 Kopasgat, Rumpin, Bogor, Jumat (7/2).
Baca Juga: Ponton Penyapu Sampah Inovasi TNI AD Akan Dioperasikan di Seluruh Indonesia
Penyematan brevet ini merupakan bentuk penghormatan atas dukungan KSAU terhadap satuan elite TNI AU yang memiliki peran strategis dalam operasi khusus. Sementara itu, Marsekal TNI Tonny menegaskan bahwa brevet yang ia terima bukan sekadar simbol kehormatan.
“Brevet ini juga representasi keunggulan teknik, disiplin, dan dedikasi Satbravo 90 Kopasgat dalam menjalankan tugas-tugas khusus di lingkungan TNI Angkatan Udara (TNI AU),” ungkap KSAU dikutip dari keterangan resmi Dispenau, Sabtu (8/2).

Di hadapan jajaran personel Satbravo 90 Kopasgat, KSAU mengatakan, keunggulan pasukan tidak hanya terletak pada keterampilan tempur, tetapi juga pada mentalitas, loyalitas, serta keteguhan dalam setiap penugasan.
Baca Juga: Athan RI Kairo Kunjungi Angkatan Laut Mesir, Bahas Potensi Kerja Sama
“Penguasaan teknologi menjadi hal penting dalam menghadapi ancaman masa depan, termasuk electromagnetic warfare, cyber warfare, terorisme, serta perang hibrida yang semakin kompleks,” sambung Tonny.
Di akhir kegiatan, KSAU berkesempatan meninjau langsung static show Satbravo 90 yang menampilkan berbagai perlengkapan dan persenjataan yang mereka miliki. Tonny kemudian menyerahkan dua unit kendaraan Viar kepada Komandan Satbravo 90 Kopasgat sebagai bagian dari dukungan operasional satuan. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































