Terima Baret Biru, 175 Prajurit TNI Siap Emban Misi Perdamaian di Kongo

Jakarta, IDM – Sebanyak 175 prajurit TNI menerima baret biru pasukan perdamaian setelah menyelesaikan pendidikan pratugas atau pre-deployment training selama lebih dari satu bulan.
Pre-deployment training dilaksanakan dalam rangka persiapan misi pemeliharaan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO).
Penyematan baret biru dipimpin Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan di Statue of Peacekeeper Markas PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/7).
Baca Juga: Ditinjau Pangkoopsau, Grup 1 Angkut dan Korpasgat Uji Interoperabilitas lewat Misi Infiltrasi Udara
Pembaretan tersebut menjadi simbol kehormatan, kebanggaan, dan kesiapan prajurit dalam mengemban tugas negara sebagai Pasukan Garuda di Kongo.

Komandan PMPP TNI menekankan bahwa baret biru bukan sekadar atribut, melainkan lambang kepercayaan dunia internasional kepada prajurit TNI.
"Setiap prajurit peacekeeper merupakan duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia di mata dunia melalui dedikasi, pengabdian, dan kinerja terbaik dalam mendukung perdamaian internasional,” tutur Mayjen Iwan, dikutip dari siaran pers PMPP TNI.
Baca Juga: Orruda 2026: TNI AL Kirim Kapal Perang ke Rusia Jajal Cara Jinakkan Drone Laut
Para prajurit TNI dari tiga matra tersebut akan tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-W MONUSCO TA 2026.
Melalui pembaretan, PMPP TNI berharap seluruh personel Satgas Kizi TNI Konga XX-W MONUSCO TA 2026 siap menjalankan mandat PBB secara professional, adaptif, imparsial, dan humanis serta menjaga kehormatan dan reputasi Pasukan Garuda di kancah internasional.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































