HANKAM

Terhempas Angin Saat Mendarat, Pesawat Bonanza TNI AL Alami Kecelakaan di Juanda

Beechcraft Bonanza G36
Pesawat latih TNI AL jenis Beechcraft Bonanza G36. (Foto: Dok. Instagram @kfa_indonesia)

Jakarta, IDM – Pesawat latih jenis Beechcraft Bonanza G36 milik TNI AL mengalami kecelakaan saat mendarat di landasan pacu (runway) 28 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (30/1/). Angin kencang yang turun mendadak menjadi penyebab pesawat ini terhempas.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menjelaskan, pesawat dengan nomor registrasi T2507 itu sedang menjalani latihan penerbangan rutin.

Baca Juga: KSAU Resmikan 10 Wing Udara untuk Perkuat Efektivitas Operasi Udara TNI AU

​"TNI AL membenarkan telah terjadi insiden crash landing yang dialami oleh pesawat latih jenis Beechcraft Bonanza G36 di Bandara Internasional Juanda," ujar Tunggul saat dikonfirmasi Indonesia Defense Magazine.

​Tunggul memastikan seluruh kru yang berada di dalam pesawat dalam kondisi selamat. Saat kejadian, pesawat tersebut membawa seorang instruktur penerbang dan seorang siswa penerbang.

​"Keduanya dalam keadaan selamat," tegasnya.

​Pihak TNI AL mengungkapkan, faktor cuaca ekstrem menjadi penyebab utama kecelakaan ini. Aliran udara ke bawah secara mendadak atau down draft menghantam pesawat saat berada dalam fase pendaratan. Perubahan arah angin yang tiba-tiba ini mengganggu stabilitas pesawat hingga akhirnya terhempas di landasan.

Baca Juga: Duta Dirgantara, JAT TNI AU Siap Unjuk Manuver Udara di Singapore Airshow 2026

​Meskipun pesawat sempat memblokir landasan pacu, TNI AL memastikan kerusakan yang terjadi masuk dalam kategori minor. Saat ini, pihak terkait tengah menangani bangkai pesawat agar operasional bandara kembali normal.

​Berdasarkan data kronologi, pesawat sempat melakukan prosedur latihan darurat (emergency exercise) dan short approach sebelum akhirnya mengalami insiden pada pukul 01.52 UTC atau 08.52 WIB. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.