HANKAM

Temui Pimpinan AL Vietnam, KSAL Bahas Kapal Selam hingga Patroli ZEE

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyerahkan plakat cendera mata kepada Panglima AL Vietnam Laksamana Madya Tran Thanh Nghiem usai pembahasan kemitraan maritim di Bangkok, Thailand, Rabu (19/8). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menggelar pertemuan bilateral dengan Panglima Angkatan Laut Vietnam Laksamana Madya Tran Thanh Nghiem di Bangkok, Thailand, Rabu (19/8). Pertemuan ini berlangsung di sela ajang pertemuan panglima angkatan laut ASEAN (ANCM) ke-20.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan matra laut menjajaki potensi kerja sama di bidang kapal selam. Mereka juga membahas rencana pelaksanaan patroli terkoordinasi di wilayah batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia dan Vietnam.

Baca Juga: Koarmada II Kerahkan 5 KRI Distribusikan Pasokan Logistik untuk Korban Gempa di Reo

Selain berdialog dengan delegasi Vietnam, Ali juga menemui Panglima Angkatan Laut Thailand Laksamana Pairote Fuangchan serta Panglima Angkatan Laut Singapura Laksamana Pertama Sean Wat di Bangkok.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menjelaskan, rangkaian pertemuan tatap muka ini memperkuat kemitraan pertahanan laut di kawasan Asia Tenggara.

"TNI AL mengedepankan diplomasi maritim sebagai instrumen penting guna membangun rasa saling percaya, memperkuat koordinasi pengamanan perairan, serta menjaga stabilitas kawasan yang kondusif," tutur Tunggul.

Baca Juga: Manuver KSAL di Bangkok: Jajaki Kerja Sama Pertahanan AL ASEAN

Tunggul merinci, pembicaraan bersama Thailand berfokus pada penguatan pengamanan laut dan pertukaran pengalaman pengawakan alutsista. Sementara itu, pembahasan bersama Angkatan Laut Singapura menitikberatkan pada program pendidikan militer, latihan bersama, hingga peningkatan kapasitas prajurit.

Sebelum pertemuan bilateral di Bangkok ini, hubungan pertahanan Indonesia dan Vietnam juga terjalin di bidang pelatihan. Perwira militer Vietnam bersama perwakilan sejumlah negara sahabat tengah menempuh pendidikan spesialisasi pemetaan serta survei hidrografi di Pusdikhidros TNI AL, Jakarta.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.