HANKAM

Tembus Hutan, TNI-Polri Kawal Distribusi Logistik Pilkada ke Pelosok Papua Barat

tim distribusi logistik persiapan pilkada
tim distribusi logistik tiba di Kampung Oyaa pada Minggu (24/11/2024). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Tembus hutan, tim distribusi logistik yang terdiri dari satu regu prajurit Kodim 1811/TW pimpinan Serda Fredy, bersama 2 personel Polres, 3 Panwas, 1 petugas PPD, 4 PPS dan 9 KPPS diberangkatkan dari Gudang KPU di Wasior pada hari Kamis kemarin akhirnya tiba di Kampung Oyaa pada Minggu (24/11/2024).

Mereka langsung melakukan serahterima dan seluruh logistik disimpan di Sekretariat PPS Kampung Oyaa.

Baca Juga: Rapat Bersama Komisi I DPR dan Panglima TNI, Menhan Sebut Akan ada 100 Yonif Teritorial di Tahun 2025

Dilansir dari Puspen TNI, Senin, (25/11) Dandim 1811/TW, Letkol Inf Budi Setiadi meyakini pengamanan logistik Pilkada dapat dilaksanakan anggotanya dengan baik dan penuh tanggung jawab.

"Kodim 1811/Teluk Wondama selalu siap untuk membantu KPU dalam setiap tahapan Pilkada. Sesuai dengan arahan dari Komando atas, TNI bersama POLRI juga menjamin keamanan selama Pilkada, baik melalui patroli, pengawalan logistik maupun keamanan setelah pemungutan dan penghitungan suara selesai," ungkap Dandim.

Baca Juga: Kemhan dan TNI AL Bahas Survei Hidro-Oseanografi untuk Program Prioritas Nasional

Kampung Oyaa di Distrik Naikere menjadi wilayah pertama di Kabupaten Teluk Wondama yang mendapat jadwal pengiriman logistik Pilkada. Kampung ini didahulukan karena merupakan wilayah dengan kesulitan geografis yang cukup tinggi dan belum bisa dijangkau dengan kendaraan.

Untuk dapat mencapai Kampung Oyaa, Tim Distribusi Logistik harus menempuh perjalanan selama 3 hari berjalan kaki menyusuri hutan dan melewati bukit. Sebelumnya, logistik dibawa dengan kendaraan roda empat dari gudang KPU ke titik terakhir yang bisa dijangkau kendaraan di Kampung Inaura, Distrik Naikere. Perjalanan ke Kampung Oyaa dilanjutkan berjalan kaki sejak hari Jumat (22/11/2024) setelah mereka bermalam di Kampung Inaura. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.