HANKAM

Tembak ‘Kasuari’, Teknik Marinir Lumpuhkan Musuh di Medan Operasi

Prajurit Puslatpurmar 8 Teluk Ratai
Aksi prajurit Puslatpurmar 8 Teluk Ratai saat mengasah teknik tembak 'Kasuari' di area perkebunan Teluk Ratai, Lampung, Kamis (24/7). (Foto: Dok. Puslatpurmar 8)

Jakarta, IDM – Para personel dari Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 8 Teluk Ratai mematangkan keahlian menembak 'Kasuari' di Teluk Ratai, Lampung, Kamis (23/7). Latihan ini membidik para instruktur lapangan agar makin mahir saat memimpin pasukan di daerah operasi.

Seluruh prajurit mengasah kembali teknik dasar menembak, mulai dari mengatur napas, membidik target, hingga melepaskan tembakan cepat dan tepat. Metode menembak Kasuari sendiri merupakan pengembangan dari teknik tembak reaksi yang disesuaikan dengan kondisi medan tempur sebenarnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Tempur, Marinir Renovasi Sekolah Rusak di Bandung

Sebagai pelatih, para personel Puslatpurmar 8 wajib menguasai teknik ini secara sempurna untuk menjadi modal utama, sebelum mereka menerjunkan ilmu ke satuan-satuan tempur Korps Marinir maupun TNI.

Komandan Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Letkol (Mar) Rinto Hutagaol menyebut kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembinaan rutin di markasnya.

Prajurit Puslatpurmar 8 Teluk Ratai
Seorang pelatih mendampingi prajurit yang sedang mengambil posisi bidik saat latihan tembak reaksi cepat. (Foto: Dok. Puslatpurmar 8)

"Latihan ini merupakan bagian dari pembinaan satuan untuk mengasah naluri tempur dan keterampilan lanjutan prajurit Marinir," kata Rinto, dikutip dari unggahan Instagram @puslatpurmar_8_teluk_ratai, Sabtu (25/7).

Ia memastikan seluruh rangkaian latihan di lapangan berjalan lancar dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja secara ketat.

Baca Juga: Usai Tembak Tiga Warga Sipil, OPM Diburu TNI hingga Perbatasan Yahukimo-Boven Digoel Papua

"Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan prosedur keselamatan dalam setiap tahap latihan," lanjutnya.

Penguasaan teknik menembak ini diharapkan mampu mendongkrak performa para pelatih di lapangan. Dengan begitu, jajaran prajurit baret ungu siap menjalankan berbagai tugas pokok TNI AL, khususnya Korps Marinir.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.