HANKAM

Teknologi Perang Melesat, TNI Rumuskan Ulang Strategi Kampanye Militer dan Operasi Gabungan

forum reformasi kampanye militer
Forum diskusi reformasi kampanye militer dan operasi gabungan TNI, Jakarta, Senin (8/12). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM – TNI menggelar forum diskusi reformasi kampanye militer dan operasi gabungan untuk menghadapi ancaman perang modern. Acara digelar di Jakarta, Senin (8/12) dipimpin Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Staf Korps Marinir (Kaskormar) Mayjen (Mar) Muhammad Nadir hadir bersama Asisten Operasi (Asops) Pangkormar Brigjen (Mar) Sugianto. Kegiatan ini menjadi wadah untuk membahas perkembangan teknologi peperangan, siber, kecerdasan buatan, serta operasi lintas matra yang kini berkembang cepat dan bersifat multidimensi.

Baca Juga: Dari Lokasi Tragedi ke Simbol Damai, Warga Kisor Papua Resmikan Tugu Marinir Habema

Forum ini juga mendalami konsep reformasi kampanye militer dan operasi gabungan, termasuk integrasi kemampuan tiap matra TNI dalam skenario pertempuran masa depan.

Kesiapan personel, interoperabilitas alutsista, dan penguatan doktrin ikut disorot untuk menghadapi ancaman hybrid yang melibatkan aspek militer maupun nonmiliter.

“Aspek teknologi kini menjadi penentu dominasi medan perang. Perang abad ini memperlihatkan wajah baru yang jauh lebih kompleks dibandingkan pola peperangan tradisional,” kata Bobby, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Selasa (9/12).

Ia menyebut kemajuan satelit, kecerdasan buatan, senjata presisi, peperangan siber, drone, dan sistem komunikasi canggih kini menjadi faktor utama yang memengaruhi perimbangan kekuatan militer global.

Baca Juga: Tiga Kapal Perang Cina Masuk Jakarta, Apa Misinya?

“Dominasi medan perang tak lagi bertumpu pada jumlah pasukan, tetapi kemampuan memanfaatkan teknologi yang terus berkembang,” lanjutnya.

Melalui forum ini, TNI menekankan perlunya adaptasi cepat dan pemutakhiran strategi kampanye militer serta operasi gabungan untuk menjawab tantangan di era perang modern. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.