Teknologi Baru Airbus, Dua Pesawat A400M TNI AU akan Dipasang Alat Pemadam Kebakaran

Jakarta, IDM – Airbus menyatakan bahwa dua pesawat A400M/MRTT Alpha 4001 pesanan Indonesia akan dipasang alat pemadam kebakaran.
Unit pertama pesawat tersebut telah diterima Indonesia pada Senin (3/11). Presiden RI Prabowo Subianto memimpin penerimaan pesawat angkut itu di Base Ops Pangkalan TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Baca Juga: Pesawat Airbus A400M untuk TNI AU Sukses Uji Penerbangan Perdana
“Sebagai konteks dari penyerahan pesawat A400M ini, Indonesia akan mengkaji potensi mengintegrasikan perangkat pemadam kebakaran (firefighting kit) pesawat A400M yang baru dikembangkan pada kedua pesawat tersebut,” tulis siaran pers Airbus, dikutip Selasa (4/11).

Perangkat modular roll-on atau roll-off ini memungkinkan pesawat A400M untuk dikonfigurasi dengan cepat menjadi pesawat pemadam kebakaran udara, yang mampu membawa hingga 20.000 liter air atau bahan retardant dalam satu kali misi.
“Kapabilitas baru ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menanggulangi kebakaran hutan di wilayah-wilayah terpencil dan sulit dijangkau,” demikian pernyataan Airbus.
Baca Juga: Spesifikasi Kapal Selam Nirawak KSOT, Dikendalikan lewat ASCC dan Bisa Digendong Kapal LST
Presiden Prabowo juga telah memerintahkan TNI AU segera memesan modul ambulans udara untuk A400M.
“Saya perintahkan kita segera pesan modul ambulans udara, dan juga saya sudah instruksikan untuk diperlengkapi dengan alat-alat menghadapi kebakaran hutan,” ujar Presiden Prabowo. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































