Teknisi Sathar 15 Rampungkan Banharlap Pesawat Hercules L-100-30 A-1326

Jakarta, IDM – Para teknisi ahli Satuan Pemeliharaan (Sathar) 15 berhasil merampungkan bantuan pemeliharaan lapangan (Banharlap) pesawat Hercules L-100-30.
Dalam prosesnya, kegiatan Banharlap ini melibatkan berbagai tahap pemeriksaan yang intensif dan perbaikan teknis untuk memastikan pesawat dapat melaksanakan tugas-tugas operasional dengan optimal.
Usai Banharlap, pesawat dengan nomor registrasi A-1326 tersebut telah siap digunakan kembali dalam berbagai misi penting, baik untuk pengangkutan logistik, personel, maupun misi kemanusiaan lainnya.
Baca Juga: Letkol Inf Roihan Hidayatullah Resmi Jabat Danbrigif 13
“Keandalan pesawat Hercules menjadi sangat vital bagi TNI Angkatan Udara (TNI AU), terutama dalam menjangkau daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh moda transportasi lain,” bunyi keterangan Penerangan Koharmatau yang dikutip dari laman tni-au.mil.id, Rabu (7/5).
Sebelum kembali beroperasi, pesawat tersebut terlebih dahulu diserahterimakan oleh Komandan Sathar 15 Letkol Tek Chrisna Cakti Samiaji dalam acara yang digelar di Apron Sathar 15, Depohar 10, Lanud Husein Sastranegara, Bandung pada beberapa waktu lalu.

Dalam sambutannya, Komandan Sathar 15 mengatakan, rampungnya Banharlap ini telah menunjukkan komitmen Satuan Pemeliharaan 15 dalam menjaga kesiapan armada udara TNI AU.
Baca Juga: Percepat Hasil Riset, TNI AL Akan Kembangkan Alustsista Siap Pakai
“Selesainya Banharlap ini merupakan bukti nyata bahwa para personel kita memiliki kompetensi tinggi dalam mendukung kesiapan alutsista TNI Angkatan Udara, khususnya pesawat Hercules dalam menuju TNI Angkatan Udara yang AMPUH,” ungkap Letkol Tek Chrisna
Chrisna juga berharap, inovasi dan penguasaan teknologi dalam bidang pemeliharaan pesawat akan semakin berkembang. Dengan demikian, para teknisi dapat menghadapi beragam tantangan tugas yang semakin kompleks di masa depan.
“Dengan kesiapan teknis yang terus ditingkatkan, Sathar 15 dinilai mampu menjadi garda terdepan dalam mendukung keberhasilan tugas-tugas operasi udara di masa mendatang,” pungkas Komandan Sathar 15. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































