Tekankan Doktrin Sishankamrata, Menhan Sebut Peran TNI Bisa Optimal jika Seluruh Elemen Solid

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menekankan doktrin sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata) saat memimpin rapat pimpinan (rapim) Kementerian Pertahanan-TNI di kantor Dewan Pertahanan Nasional (DPN), kompleks Kemhan RI, Jakarta Pusat, Senin (19/1).
Menhan Sjafrie mengatakan bahwa sishankamrata merupakan satu kekuatan dan keutuhan dari TNI bersama rakyat dalam upaya pertahanan negara.
Baca Juga: Pimpin Rapim Kemhan-TNI 2026, Menhan Sjafrie Berpesan soal Pengawakan
Sjafrie menyebutkan, kepercayaan rakyat terhadap TNI merupakan hal yang sangat penting.
“Karena TNI hanya dapat menjalankan perannya secara optimal dalam menjaga dan menyelamatkan bangsa apabila seluruh elemen berada dalam kondisi yang utuh, solid, serta senantiasa menyatu dengan rakyat,” kata Sjafrie, dikutip dari siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI.
Rapim dilaksanakan secara hybrid dengan pimpinan dan pejabat tiga matra mengikuti rapat secara daring di markas masing-masing.
Baca Juga: TNI AD Ajak Warga Tompobulu Bantu Cari Korban Pesawat ATR 42-500
Rapim Kemhan dan TNI kali ini mengusung tema “Pengembangan Sistem Pertahanan Negara Menjaga dan Mengendalikan Kedaulatan NKRI”.
Dalam paparan, Menhan Sjafrie menjelaskan strategi pertahanan defensif aktif, kebijakan penyelenggaraan pertahanan negara tahun 2025–2029, kebijakan sentralisasi, hingga arah kebijakan pertahanan negara. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































