Tanggulangi Bird Strike dalam Penerbangan, Puslaiklambangja TNI AU Gelar Pembekalan WHMP

Jakarta, IDM - Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI AU (Puslaiklambangjaau) menggelar Workshop Wildlife Hazard Management Plan (WHMP) di Skadron Pendidikan 505, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 2-5 Mei 2023.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Lambangja Puslaiklambangau Marsma TNI Ronny Irianto Moningka dan diikuti oleh sejumlah staf Lambangja Koopsudnas, Kodiklatau, Koopsud I, II dan III, Pangkalan Udara (Lanud) tipe A dan B serta staf Bandara Halim Perdanakusuma.
Baca Juga: TNI AD Kerahkan 3.333 Personel Amankan KTT ASEAN 2023 di Labuhan Bajo
“WHMP digelar sebagai upaya TNI AU untuk menanggulangi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan dalam penerbangan, yaitu akibat serangan dari satwa liar seperti burung-burung liar atau kerap disebut dengan bird strike,” ungkap TNI AU dikutip dari instagram @militer.udara, Kamis (4/5).

Selama mengikuti kegiatan ini, para peserta akan mendapat materi dari perwira Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) yakni Wing Commander (WGCDR) Ian Warburton dan Flight Lieutenant (FLTLT) Jill Elizabeth Brix.
Baca Juga: Pesan KSAD untuk Prajurit “Semut Hitam” yang Akan Bertugas di Papua
Untuk diketahui, Puslaiklambangjaau memang memiliki tugas pokok dalam membina dan menyelenggarakan pembinaan keselamatan penerbangan serta kelaikan udara yang meliputi pembinaan keselamatan terbang, keselamatan kerja, kelaikan udara dan Search and Rescue/Survival. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































