HANKAM

Tanggap Darurat Bencana, Personel Lanud Sultan Hasanuddin Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Maros

Personel Lanud Sultan Hasanuddin
Personel Lanud Sultan Hasanuddin membantu evakuasi warga di wilayah Mandai, Maros, Sulawesi Selatan yang terdampak banjir. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Lanud Sultan Hasanuddin mengerahkan personelnya untuk mengevakuasi serta memberi bantuan kepada warga yang terdampak banjir di wilayah Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (22/12).

Curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah Maros dan Makassar selama beberapa hari terakhir telah mengakibatkan puluhan rumah terendam banjir. Akibatnya, sejumlah warga di kawasan tersebut harus mengungsi.

Baca Juga: Prabowo Titip Pesan Natal ke Menkopolkam: Bantu Sesama Umat yang Kurang Beruntung

“Lanud Sultan Hasanuddin bergerak cepat untuk membantu evakuasi warga menuju posko pengungsian. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian serta tanggung jawab TNI Angkatan Udara (TNI AU) terhadap masyarakat yang terdampak,” ungkap Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Bonang Bayuaji dikutip dari keterangan TNI AU dalam Instagram @militer.udara, Selasa (24/12).

Personel Lanud Sultan Hasanuddin
(Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Lebih lanjut, Bonang mengatakan, aksi tanggap darurat ini merupakan wujud komitmen Lanud Sultan Hasanuddin bersama pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi bencana. Harapannya, langkah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir.

Baca Juga: Pengamanan Natal 2024, Menkopolkam Sebut 7 Titik Kritis dalam Pemantauan

“Hari ini, personel TNI AU dari Lanud Sultan Hasanuddin bersama Camat Mandai dan masyarakat berhasil mengevakuasi puluhan warga terdampak banjir setinggi satu meter di pesantren Darul Istqomah dan perumahan Haji Banca, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai. Lanud Sultan Hasanuddin akan terus memberikan dukungan hingga situasi kembali normal,” pungkas Marsma TNI Bonang. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.